Dari Wali sampai Noah, Ternyata Lagu Band Indonesia Ini Jadi Inspirasi Musisi Dunia!
- Youtube
Cianjur – Siapa sangka kalau lagu-lagu dari band Indonesia justru menjadi inspirasi bagi musisi luar negeri? Beberapa musisi internasional bahkan mengadaptasi lagu dengan versi mereka sendiri.
Informasi ini diringkas langsung dari channel YouTube Daftar Populer. Perlu dicatat bahwa ada perbedaan antara plagiat dan remake yang perlu dipahami.
Menurut aturan musik, seorang musisi baru dikategorikan sebagai plagiat jika meniru lebih dari 8 bar pada karya orang lain. Kalau kurang dari itu, tidak bisa disebut plagiat namanya.
Sedangkan remake adalah membuat ulang lagu yang sudah ada dengan beberapa inovasi baru.
5 Lagu Indonesia yang Diadaptasi Musisi Luar Negeri
1. Wali - Cari Jodoh
Fabrizio Vaniello, penyanyi asal Malta, mengadaptasi lagu "Cari Jodoh" menjadi "I Know Can Do". Berbeda dengan kasus plagiat, Fabrizio telah mendapatkan izin hak cipta dari Nagaswara dan Wali.
Lagu adaptasi ini bahkan mencapai posisi pertama di Top 20 Eurovision selama 4 minggu. Prestasi yang membanggakan karena bertahan di chart tersebut selama 32 minggu.
2. Andra and the Backbone - Sempurna
Musisi asal Mandarin bernama Nikolas Teo merilis lagu serupa di tahun 2009. Meskipun seluruh lirik diganti ke bahasa Mandarin, Nikolas tetap mempertahankan kata "sempurna" sebagai judul.
Lagu ini menjadi salah satu hits andalan di album "The Moment of Silence". Jika didengarkan, melodi lagunya sangat mirip dengan versi asli Indonesia.
3. Sailor - Sepia
Penyanyi asal Taiwan bernama Cicin tertarik dengan lagu "Sepia" karya Sailor. Cicin mengubah seluruh lagu ke bahasa Mandarin dan mendaur ulang musiknya dengan nuansa lebih klasik.
Lagu adaptasi ini cukup eksis dan sering diputar di MTV China serta Channel V Chinese. Versi Cicin memberikan kesan jadul yang berbeda dari original.
4. Peter Pan (Noah) - Mungkin Nanti
Band Indie Malaysia bernama One Day mengadaptasi lagu "Mungkin Nanti" dengan lirik bahasa Inggris. Aransemen musik dibuat lebih energik dari versi asli yang diciptakan Ariel di tahun 2004.
Yang menarik, lagu fenomenal ini juga telah dibuatkan versi Jepang. Popularitas "Mungkin Nanti" memang menembus batas negara dan bahasa.