Tom Maskun Putra Cidaun Asli, Hibahkan 5000 Hektar Tanah, SMA Negeri Baru Dibangun Agustus

Anggota Komisi V DPRD Jabar Dr. Tom Maskun
Sumber :
  • Foto : istimewa

BANDUNG – Minimnya akses sekolah menengah negeri di Jawa Barat selatan mendorong Anggota Komisi V DPRD Jabar Tom Maskun mengambil langkah nyata. 

img_title Hari Anak Nasional, Wanoja PDI Perjuangan Jabar Berbagi Kasih Dengan Anak Binaan LPKA Bandung

Politisi PDI Perjuangan asal Cianjur Selatan itu bersama keluarga menghibahkan 5000 hektar tanah untuk pembangunan sekolah baru di Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.

Peletakan batu pertama pembangunan dijadwalkan pada Agustus 2026. 

img_title Tolak SPP Sekolah Negeri, Ono Surono Dorong APBD Tuntaskan Fasilitas Pendidikan

Anggaran pembangunan telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan target selesai akhir 2026.

Menurut Tom, ia merasa prihatin dengan kondisi daerah kelahirannya. 

img_title Ono Surono Tegaskan Isu Ganti Nama Jawa Barat Bukan Inisiatif DPRD

Selama ini anak-anak di Cidaun dan sekitarnya harus menempuh perjalanan jauh untuk melanjutkan ke jenjang SMA maupun SMK.

"Sebagai putra daerah Cidaun, saya sedih melihat anak-anak kita harus berjuang dulu dengan jarak demi sekolah. Alhamdulillah Agustus ini kita mulai bangun. Dengan tanah hibah ini, saya berharap mereka tidak perlu lagi jauh-jauh menuntut ilmu," ujar Tom di Bandung, Rabu (23/4/2026).

Hibah Tanah untuk Masa Depan Cidaun

Menurut Tom, keterbatasan sekolah menjadi salah satu penyebab angka putus sekolah di wilayah selatan masih tinggi. 

Beban biaya transportasi juga memberatkan orang tua.

"Kalau sekolahnya ada di Cidaun, anak-anak bisa fokus belajar. Tak perlu jauh-jauh ke Garut atau Soreang. Orang tua juga tidak terbebani ongkos. Sekaligus roda ekonomi di Cidaun bisa ikut berputar karena ada aktivitas pendidikan," jelasnya.

Sebagai wakil rakyat di Komisi V yang membidangi pendidikan, Tom memastikan pihaknya akan mengawal ketat anggaran pendidikan 2027 agar lebih berpihak ke Jabar selatan.

Dengan adanya SMA Negeri di Cidaun, ia berharap tidak ada lagi anak di Jabar selatan yang putus sekolah hanya karena jauhnya jarak ke sekolah.

"Tanahnya sudah kami hibahkan, anggarannya sudah ada. Kami di DPRD akan kawal agar akhir 2026 sekolah ini sudah bisa digunakan. Jangan sampai niat baik ini terhenti di atas kertas," pungkas legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat IV (Kabupaten Cianjur) ini. ()