DPRD Jabar Targetkan Pembahasan Ranperda P2APBD 2025 Rampung Sesuai Jadwal
- Foto:ist
Pada aspek belanja daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengakui masih terdapat sejumlah program dengan tingkat serapan yang rendah, terutama pada sektor jalan dan transportasi.
Kondisi tersebut dipengaruhi penyesuaian pelaksanaan proyek, proses pengadaan, efisiensi kontrak, serta upaya menjaga kualitas pekerjaan.
"Keberhasilan APBD tidak hanya diukur dari tingginya penyerapan anggaran, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui penurunan kemiskinan, pengangguran, stunting, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)," ujarnya.
Terkait belanja modal, Erwan menyampaikan pemerintah daerah mengakui adanya penundaan pembayaran (tunda bayar) sejumlah proyek strategis sebagai langkah menjaga stabilitas kas daerah sekaligus menghindari risiko defisit anggaran yang lebih besar.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen meningkatkan kualitas perencanaan, mempercepat proses pengadaan barang dan jasa, serta memperkuat pengawasan pelaksanaan program agar penyerapan APBD ke depan semakin optimal. ()