Pesawat Serang Su-34 Fullback Rusia Terbang Rendah Mach 1,8, Jangkauan 1.000 Km Bawa 12 Ton Bom Presisi Tanpa Terdeteksi

Su-34 Fullback
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Rusia mengoperasikan pesawat serang taktis Su-34 Fullback yang dirancang menyelinap, menyerang target, dan kembali tanpa jejak di medan perang modern.

img_title Rudal Anti-Tank Rusia Kornet Tembus Armor Reaktif, Tank Jutaan Dolar Jadi Api!

Pesawat ini bukan sekadar penerus Su-24 tetapi inti doktrin serangan presisi Rusia yang memprioritaskan kemampuan menghancurkan target strategis tanpa masuk zona paling berbahaya musuh.

Su-34 lahir dari keluarga Sukhoi namun didesain ulang untuk satu tujuan yaitu memberikan daya tembak besar jangkauan jauh sambil tetap bertahan di lingkungan paling menuntut.

img_title Bom FAB-500 Rusia dengan Kit UMPK Glide, Bagaimana Senjata Murah Ini Ubah Dinamika Perang!

Keunggulan pertama datang dari desain kokpit berdampingan dilindungi armor titanium meningkatkan perlindungan kru dan stabilitas psikologis untuk misi panjang tanpa menurunkan pengambilan keputusan.

Dirangkum dari channel YouTube NYK UPDATE, radar Leninets Sh-141 menjadi pusat sistem serangan Fullback mampu pemetaan permukaan detail dan mendeteksi target darat maupun laut dari jarak signifikan.

img_title Rusia Kuasai 60 Persen Donetsk dan Koridor Lengkap ke Krimea, Drone Geran-2 dan Bom FAB-1500 Gempur Ukraina Nonstop!

Integrasi dengan sistem targeting pod generasi berikutnya membuat platform ini kompetitif dalam kategori serangan presisi meski tidak memiliki kemampuan siluman penuh seperti jet generasi kelima.

Mesin kembar AL-31FM1 memberikan kecepatan mendekati Mach 1,8 dengan jangkauan tempur melebihi 1.000 kilometer cukup menyerang target jauh di dalam wilayah musuh dan kembali.

Su-34 dapat membawa hingga 12 ton amunisi menjadikannya salah satu pesawat serang paling kuat di dunia dalam hal muatan senjata yang dibawa.

Sistem Perang Elektronik Khibiny-10V

Yang membedakan Fullback bukan hanya bom atau rudal yang dibawa tetapi kombinasi avionik, perlindungan, dan perang elektronik terintegrasi sempurna.

Sistem Khibiny-10V mampu mengganggu sistem pelacakan musuh, mengurangi efektivitas radar musuh, dan meningkatkan peluang pesawat kembali ke pangkalan bahkan menghadapi pertahanan udara modern canggih.

Skenario operasional khas melibatkan dua Su-34 terbang rendah mengikuti kontur lembah dan bukit mempertahankan ketinggian hanya puluhan meter di atas permukaan tanah.

Radar musuh tidak dapat mengunci karena sinyal redup disebabkan penyamaran medan dengan terrain masking membuat pesawat hampir tidak terlihat pada layar radar.

Begitu dekat area serangan, pasangan Fullback naik cepat dalam hitungan detik cukup untuk komputer misi memverifikasi koordinat target dengan akurat.

Halaman Selanjutnya
img_title