Proyek Turbin Angin Laut Jerman 960 MW Selesai 97 Hari, Teknologi Mitigasi Kebisingan Kurangi 24 Desibel Lindungi Lumba-
- Youtube
Cianjur – Jerman membangun proyek turbin angin laut raksasa He Dreiht dengan kapasitas 960 megawatt terdiri dari 64 turbin masing-masing 15 megawatt.
Proyek ambisius ini dikelola ENBW dengan kontraktor Heerema Marine Contractors menghadapi tantangan teknis luar biasa terutama batasan kebisingan ketat.
Turbin angin laut modern kini mencapai ketinggian lebih 270 meter dengan bilah membentang lebih 100 meter membutuhkan keahlian tinggi.
Instalasi struktur kolosal ini memerlukan teknologi canggih dan koordinasi presisi untuk memastikan fondasi tiang monopilar tertanam kuat di dasar laut.
Dirangkum dari channel YouTube Heerema Marine Contractors, tiang monopilar menjadi tulang punggung turbin angin berdiameter 9,2 meter dengan berat hingga 1.500 ton.
Panjang tiang mencapai lebih 70 meter ditanam menggunakan palu terberat dunia seberat 1.200 ton menghasilkan kebisingan signifikan berbahaya bagi mamalia laut.
Jerman memberlakukan batas kebisingan sangat ketat yaitu 160 desibel untuk melindungi lumba-lumba dan porpoise yang terancam punah di Laut Utara.
Kebisingan berlebihan bisa membuat hewan laut tuli, kehilangan kemampuan berkomunikasi, kesulitan mencari makanan, dan gagal bereproduksi karena gangguan ekolokasi mereka.
Sistem Mitigasi Kebisingan Inovatif
Heerema mengembangkan Template Noise Mitigation System 10.000 atau TNMS bersama ENBW dan IQIP sebagai solusi inovatif mengatasi masalah kebisingan.
TNMS membentuk kolom udara mengelilingi monopilar saat ditanam karena kebisingan merambat lebih cepat di air dibanding udara dengan mengeliminasi medium air.
Double bubble curtain diterapkan sebagai sistem mitigasi tambahan menggunakan dua selang di dasar laut tersambung kapal dengan 24 kompresor menghasilkan tirai gelembung.
Gelembung udara membantu meredam gelombang suara yang merambat di air dengan memantulkan kembali sebagian gelombang dan mengurangi intensitas sisanya.
Acoustic deterrent device diaktifkan 30 menit sebelum penanaman tiang untuk mengusir hewan laut dari area kerja dengan batas waktu 180 menit. Sistem pulse dalam palu itu sendiri terdiri dari dua piston dengan kolom cairan di antaranya meredam pukulan tanpa kehilangan banyak energi.
Setelah monopilar tertanam sempurna, transition piece seberat 670 ton dipasang di atasnya dengan lapisan grouting 120 ton mengisi celah antar keduanya.
Material grouting berkekuatan tinggi tiba bersama monopilar dalam 160 big bag diangkut dari Denmark ke Ems Hoffen setiap hari membutuhkan koordinasi ketat.