Pertempuran Udara Keliru 1944, P-38 Amerika Serang Sekutu Soviet di Yugoslavia hingga Tewaskan Puluhan Prajurit!

P-38 Lightning
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Amerika Serikat dan Uni Soviet nyaris terlibat konflik besar akibat kesalahan identifikasi fatal pada 7 November 1944. Skuadron P-38 Lightning pimpinan Kolonel Clarence Theodore Edwinson menyerang konvoi dan pangkalan udara Soviet di Yugoslavia yang dikira milik Jerman.

img_title Senjata Buatan Indonesia Dulu Ditertawakan, Kini Dipesan Negara Lain!

Insiden bermula saat 12 pesawat tempur P-38 melintasi wilayah Yugoslavia mencari target Jerman untuk diserang. Edwinson melihat konvoi dengan truk dan tank bergerak ke arah Utara yang sangat mirip dengan deskripsi briefing misi mereka sebelumnya.

Tanpa ragu, skuadron Amerika langsung menyerang konvoi Soviet yang sedang merayakan Hari Revolusi Oktober dengan bendera merah berkibar.

img_title Jet Intai SR-71 Blackbird Legendaris Amerika Serikat yang Mampu Terbang Lebih Cepat dari Rudal Musuh

Dirangkum dari channel YouTube Yarnhub, prajurit Soviet mencoba melambaikan bendera memberi tanda kepada pesawat sekutu, namun terlambat karena P-38 sudah menembakkan peluru dan menjatuhkan bom.

Serangan berlanjut ke pangkalan udara Soviet dengan pesawat Yak-9 yang dikira Bf 109 Luftwaffe Jerman menjadi sasaran tembak.

img_title Iran Jatuhkan Tujuh Drone Israel Senilai Miliaran Dolar, Termasuk Heron TP!

Pertempuran udara sengit terjadi antara pilot Amerika dan Soviet hingga menewaskan beberapa pilot dari kedua pihak termasuk Letnan Krivonogikh yang terkena tembakan meriam anti-pesawat Soviet sendiri.

Kesalahan Fatal Terungkap

Kapten Aleksandr Koldunov akhirnya menyadari kesalahan ini dan terbang sejajar dengan Edwinson sambil mengibaskan sayap pesawatnya. Edwinson melihat bintang merah Soviet di pesawat dan langsung memerintahkan gencatan tembak untuk kembali ke pangkalan segera.

Komando tinggi Soviet sempat menganggap serangan ini disengaja dan nyaris memicu krisis diplomatik besar antara kedua sekutu. Pihak Amerika mengakui kesalahan melalui surat penjelasan resmi yang merinci rangkaian peristiwa mengapa mereka mengira melawan Jerman saat itu.

Catatan Soviet tentang insiden ini kemungkinan dilebih-lebihkan sementara informasi Amerika sangat terbatas dan diyakini masih dirahasiakan. Dokumen lengkap insiden ini diperkirakan baru akan dibuka 100 tahun setelah kejadian tersebut berlangsung pada 1944.