M2 Bradley Hancurkan Tank T-72 Irak dari 3 Km, Thermal Sight Ubah Bus Aluminium Jadi Predator Mematikan di Gurun 73!
- Youtube
Cianjur – Tanggal 26 Februari 1991 pukul 4 sore di gurun selatan Irak lokasi 73 Easting badai pasir mengurangi visibilitas jadi kurang 1000 meter dengan komandan tank T-72 Irak yakin aman di posisi hull-down.
Tank T-72 dengan meriam 125 mm adalah puncak armor ekspor Soviet yang dirancang menghancurkan M1 Abrams Amerika dalam jarak tembak dekat yang brutal.
Tiba-tiba tanpa suara mesin turbin kilatan cahaya memotong badai pasir dengan T-72 meledak turret 12 ton terlempar ke udara seperti mainan ringan yang hancur.
Dirangkum dari channel YouTube Cold War Impact, suara ketukan ritmis seperti jackhammer merobek logam dengan ratusan peluru 25 mm keluar dari kabut abu-abu merobek optik tank dan armor samping tipis mesin Soviet.
Komandan Irak yang selamat akhirnya melihat bentuk muncul dari debu bukan M1 Abrams melainkan M2 Bradley bus tinggi kotak aluminium yang Soviet tertawakan kini menggulung melewati garis pertahanan.
Turret Bradley berputar melibatkan dua tiga empat target sekaligus dari jarak 3 kilometer dalam visibilitas nol yang mustahil menurut doktrin Soviet tentang perang lapis baja konvensional.
Rahasia M2 Bradley bukan meriam melainkan mata kaca yaitu Integrated Sight Unit dengan thermal imager AN/TAS-4 yang mendeteksi radiasi panas objek secara pasif tanpa perlu cahaya.
Tank T-72 memancarkan panas seperti tungku dengan radiasi termal menembus debu dan asap mudah sehingga penembak Bradley melihat siluet putih bercahaya jelas sementara komandan Irak hanya melihat dinding debu coklat kosong buta total.
Teknologi TOW Missile dan Dominasi Jarak Jauh
Bradley dilengkapi launcher TOW yaitu tube-launched optically-tracked wire-guided missile dengan hulu ledak mampu membakar 30 inci baja yang dipandu penembak menjaga crosshair di tanda panas musuh.
Komputer mengirim koreksi kemudi lewat dua kawat tipis mengikuti rudal yang terbang presisi mematikan ke target tank T-72 dari jarak 3750 meter jauh di luar jangkauan efektif Soviet.
M2 Bradley menghancurkan lebih banyak kendaraan lapis baja Irak daripada M1 Abrams tank utama dalam Perang Teluk dengan jarak pertempuran menunjukkan dominasi teknologi informasi.