Bekaa Valley 1982 Israel Hancurkan Pertahanan Udara Soviet Suriah, Drone dan E-2C Hawkeye Bungkam 19 Baterai SAM!
- Youtube
Cianjur – Tanggal 9 Juni 1982 di Lembah Bekaa Lebanon timur, jaringan pertahanan udara terintegrasi Suriah yang dilindungi sistem rudal Soviet tercanggih SA-6 Gainful tiba-tiba menghadapi ancaman aneh.
Operator radar melihat target bergerak lambat tinggi dan lurus seperti bunuh diri namun saat rudal SA-6 diluncurkan target tiba-tiba menghilang di detik terakhir dengan rudal meledak di udara kosong.
Sebelum kru bisa memproses anomali ini radar dipenuhi lusinan target baru di mana-mana dengan frekuensi radio dibanjiri gangguan elektronik yang mengubah jeritan tinggi dan musik terdistorsi.
Dirangkum dari channel YouTube Cold War Impact, jaringan terintegrasi langsung hancur dengan pusat komando tidak bisa bicara ke baterai rudal dan sistem pertahanan jadi kumpulan orang buta tuli di ruang gelap tanpa koordinasi sama sekali.
Target misterius itu adalah drone Scout dan Mastiff Israel berukuran kecil lambat tidak bersenjata yang membawa Luneberg lens reflektor radar geometris sederhana yang memantulkan gelombang radar dengan intensitas objek jauh lebih besar.
Di layar operator Soviet drone fiberglass kecil ini terlihat seperti jet tempur F-4 Phantom sarat bom yang menjadi umpan sempurna untuk menarik tembakan baterai SA-6 Suriah yang percaya diri berlebihan.
Teknologi E-2C Hawkeye dan Rudal Anti-Radiasi
Saat operator Suriah mengunci drone dengan radar Straight Flush mereka menandatangani surat kematian sendiri karena tinggi di stratosfer menunggu Grumman E-2C Hawkeye melayang aman di Laut Mediterania.
E-2C dengan piring berputar 24 kaki di punggungnya adalah sistem radar udara paling canggih di planet yang bisa melacak ratusan target sekaligus dan mengidentifikasi sidik jari pulsa radar spesifik untuk mengetahui baterai mana SA-6 SA-2 atau ZSU-234 dengan presisi tinggi sempurna.
E-2C mengambil banjir data kacau ini dan mengaturnya jadi peta digital medan perang yang sempurna dengan mengirimkan koordinat target langsung ke kokpit jet tempur yang menunggu melalui data link.
Doktrin Soviet mengandalkan perintah suara lewat radio penuh statis proses analog lambat sementara sistem buatan Amerika mengandalkan link data dengan E-2C jadi server room di langit yang mengirimkan info instan ke pilot F-15 dan F-16 Israel yang siap menyerang brutal.