OSA AKM Rusia Sistem Pertahanan Udara Era Soviet Bangkit Lagi, Teknologi Lama Jadi Relevan Lawan Drone Modern Ukraina!

OSA AKM
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Sepanjang sejarah perang modern satu pola berulang yaitu teknologi lama yang dianggap usang sering mendapat keunggulan kembali saat medan perang berubah drastis dengan kebutuhan baru.

img_title S-500 Prometeus Rusia Produksi Massal, Rudal Hipersonik Tak Lagi Bebas Terbang!

Inilah yang terjadi pada sistem pertahanan udara OSA AKM Rusia era Soviet yang tiba-tiba jadi relevan lagi di tengah perang Ukraina penuh drone dan serangan jarak dekat yang membutuhkan pertahanan bergerak cepat.

OSA AKM adalah sistem rudal pertahanan udara jarak pendek yang dikembangkan Uni Soviet tahun 1970-an masuk kategori SHORAD atau short-range air defense mobile dengan desain unik.

img_title Kenapa Helikopter Rusia Begitu Tangguh? Ini Dia Tiga Pabrik Helikoptert Terbaiknya yang Terkenal di Dunia

Dirangkum dari channel YouTube KYR MILITARY, radar pencari, radar pelacak, dan peluncur rudal semua ditempatkan di satu kendaraan beroda 6x6 yang bergerak cepat dengan enam rudal 9M33 M3 yang bisa diluncurkan dalam hitungan detik untuk melawan helikopter dan pesawat terbang rendah.

Pada era modern ancaman berubah dengan drone kecil murah jadi musuh baru sementara serangan kawanan loitering munitions drone dan UAV taktis membuat banyak negara menilai ulang sistem pertahanan udara warisan mereka.

img_title Iran Jatuhkan Tujuh Drone Israel Senilai Miliaran Dolar, Termasuk Heron TP!

Rusia punya OSA AKM sejak era Soviet namun penggunaannya makin terlihat sejak 2022 beberapa bulan setelah eskalasi perang Ukraina dengan unit OSA AKM ditarik dari penyimpanan dimodernisasi memadai lalu dikerahkan ke garis depan pertempuran yang brutal.

Deployment dan Efektivitas Modern

Sistem ini digunakan di berbagai front terutama di area yang memerlukan mobilitas tinggi dengan wilayah Donetsk menyebarkan sistem ini untuk menutup celah di area rentan serangan Lidar Ukraina yang intens.

Di wilayah Zaporizhia beberapa unit terlihat melindungi konsentrasi pasukan dan logistik Rusia dengan Rusia juga menyebarkan OSA AKM di area belakang front utama untuk mengamankan jalur pasokan yang vital bagi operasi berkelanjutan.

Untuk drone FPV kecil terbang rendah berkecepatan tinggi yang biasanya tidak memancarkan radar cross-section besar OSA AKM bukan pilihan ideal karena terlalu kecil untuk dideteksi radar warisan sistem.

Namun untuk UAV berukuran sedang seperti Bayraktar TB-2, Spectator, atau sistem pengawasan terbang lebih tinggi OSA AKM masih jadi ancaman serius dengan radar cukup sensitif mendeteksi objek udara pada jangkauan beberapa kilometer sebagai bagian pertahanan berlapis bukan solusi mandiri tunggal.

Halaman Selanjutnya
img_title