Rudal Iskander-M Rusia Hancurkan Sistem Neptun dan HIMARS Ukraina, Serangan Presisi Hipersonik!
- Youtube
Cianjur – Rusia mengklaim rudal balistik taktis Iskander-M menghancurkan dua sistem rudal Neptun Ukraina dan HIMARS buatan Amerika Serikat. Klaim besar ini langsung memicu diskusi di kalangan analis militer tentang dampaknya terhadap jalannya perang Eropa Timur.
Iskander-M merupakan senjata unggulan Rusia dalam kelas rudal balistik jarak pendek yang bergerak dengan kecepatan hipersonik.
Dirangkum dari channel YouTube Jet Tempur Indonesia, rudal ini berzig-zag menghindari sistem pertahanan dengan akurasi hanya beberapa meter dirancang menghancurkan target bernilai tinggi.
Jangkauan Iskander-M mencapai 500 kilometer mampu menyerang jauh ke wilayah musuh tanpa perlu membawa pasukan dekat garis depan. Rudal ini telah lama menjadi simbol serangan presisi Rusia dengan target kali ini adalah sistem rudal paling penting Ukraina.
Rudal Neptun dan HIMARS Target Strategis Bernilai Tinggi
Neptun menjadi kebanggaan industri pertahanan Ukraina yang dipercaya berperan menenggelamkan kapal penjelajah Moskva armada Laut Hitam Rusia.
Rudal jelajah buatan Ukraina ini awalnya berfungsi sebagai anti-kapal namun kemudian diadaptasi untuk menyerang target darat dengan jangkauan ratusan kilometer.
Menghancurkan peluncur Neptun jika benar akan menjadi pukulan besar bagi kemampuan serangan jarak jauh Ukraina di medan perang. HIMARS buatan AS menjadi mimpi buruk bagi Rusia karena sistem peluncur roket berganda presisi tinggi ini mobile, akurat, dan mematikan.
Kombinasi Intelijen Udara dan Serangan Presisi Balistik
Laporan Rusia menyebutkan serangan dilakukan melalui kombinasi intelijen udara, pengintaian drone, dan serangan presisi rudal balistik Iskander.
Video yang dirilis menunjukkan ledakan besar dengan gumpalan api dan asap membumbung ke langit namun verifikasi independen di medan perang sangat sulit.
Ukraina sebagai aturan tidak segera mengonfirmasi kehilangan sistem bernilai tinggi seperti HIMARS atau Neptun sehingga perlu hati-hati membedakan klaim dan fakta.
Iskander dirancang menghancurkan target kritis seperti peluncur rudal dan fasilitas komando dengan koordinat yang diketahui secara presisi dapat memberikan pukulan hampir mustahil dihindari.
Jika klaim Rusia benar maka kemampuan serangan jarak jauh Ukraina berkurang dengan tekanan politik meningkat pada pemasok senjata Barat.