Mortar Raksasa 2S4 Tyulpan Kaliber 240mm Rusia Hancurkan Bunker Ukraina!
- Youtube
Cianjur – Perang Rusia-Ukraina jadi salah satu konflik paling intensif artileri di era modern dengan berbagai sistem tembakan jarak jauh. Di antara sistem artileri yang dipakai, ada satu senjata yang jarang muncul tapi selalu tarik perhatian yaitu mortar self-propelled 2S4 Tyulpan kaliber 240 mm.
Tyulpan adalah senjata jauh lebih besar dari artileri standar dengan kekuatan destruktif yang dirancang khusus untuk hancurkan pertahanan tangguh. Mortar raksasa ini dikembangkan era Soviet sebagai alat penghancur untuk target di luar jangkauan artileri konvensional yang efektif.
Dirangkum dari channel YouTube KYR MILITARY, dengan kaliber 240 mm, Tyulpan menembakkan amunisi dengan berat lebih dari 100 kg per peluru.
Sistem ini berfungsi terutama sebagai penghancur struktur bukan sebagai penekan mobilitas atau tembakan cepat seperti artileri biasa. Meski desainnya sudah tua, Tyulpan tetap relevan karena karakteristik sangat spesifik yang tidak dimiliki sistem lain.
Ketika Rusia hadapi bunker, terowongan, atau pertahanan bawah tanah solid, Tyulpan bisa berikan efek yang tidak bisa dilakukan howitzer 152 mm atau roket standar.
Rusia pasti menggunakan Tyulpan dalam perang ini dengan rekaman, laporan, dan dokumentasi lapangan yang tunjukkan sistem ini dikerahkan sejak awal konflik meski tidak dalam jumlah besar.
Pengerahan Tyulpan di Medan Perang
Tyulpan muncul terutama dalam operasi yang targetkan posisi pertahanan yang dianggap sangat sulit ditembus dengan artileri biasa.
Sistem ini tidak selalu terlihat karena jumlahnya terbatas dan pengerahan relatif terfokus pada target tertentu. Rusia cenderung gunakan hanya ketika struktur pertahanan Ukraina butuh kekuatan tembakan lebih besar dari artileri konvensional yang ada.
Rusia tidak pernah umumkan secara resmi jumlah unit yang dikerahkan di medan perang Ukraina. Berbagai analis pertahanan perkirakan Rusia operasikan antara belasan sampai sekitar 20 unit Tyulpan dalam layanan aktif.
Unit lain ada di penyimpanan atau jalani perbaikan sementara beberapa unit Tyulpan dilaporkan hancur oleh Ukraina lewat serangan drone dan artileri presisi.
Tyulpan terutama digunakan di Ukraina timur khususnya di area dengan sistem pertahanan berlapis seperti garis depan Donetsk dan Luhansk. Area seperti Avdiivka, Mariupol, Severodonetsk, dan Bakhmut dicatat sebagai lokasi dimana Tyulpan terlihat atau terdokumentasi.