Kisah Heroik F-15 Eagle yang Berhasil Terbang Cuma dengan Satu Sayap Saja
- Pinterest.com
Cianjur – Kamu pasti mikir bahwa kisah di bawah ini bohong atau cuma ada di film Hollywood. Pesawat tempur kehilangan sayap tapi masih bisa terbang dan mendarat dengan selamat. Kedengarannya emang mustahil banget.
Tapi ini kisah ini kejadian nyata yang dialami F-15 Eagle tahun 1983. Pesawat tempur buatan Amerika ini emang udah terkenal sejak tahun 70-an. Kecepatan dan kemampuan tempurnya bikin musuh-musuh ketar-ketir.
Kisah ini dimulai waktu latihan rutin di gurun Israel. F-15 nabrak pesawat lain di udara. Sayap kanannya hancur nyaris putus semua.
Harusnya langsung jatuh kan? Tapi tidak. Pilotnya malah berhasil bawa pulang pesawat rusak itu ke pangkalan. Yuk simak langsung fakta dibalik kisah F-15 pesawat tempur yang canggih di erah tahun 80an.
1. Kenapa F-15 Eagle Beda dari Pesawat Lain
Pesawat ini lahir waktu Perang Dingin lagi panas-panasnya. Amerika pengen pesawat yang bisa ngalahin siapa aja di udara. McDonald Douglas bikin F-15 dengan standar gila-gilaan.
Dua mesin turbofannya ngasih dorongan lebih dari 50 ribu pound. Bayangin aja, pesawat ini bisa terbang vertikal kayak roket. Kecepatannya bisa tembus Mach 2,5 lebih.
Sayapnya lebar dan sistem kontrolnya canggih abis. Radar bisa deteksi musuh dari jarak jauh banget. Semua komponen didesain supaya pesawat tetep seimbang dalam kondisi apapun.
2. Tabrakan di Udara yang Bikin Deg-degan
1 Mei 1983, pilot Israel namanya Ziveti lagi latihan tempur udara. Dia nembakin pesawat A4 Skyhawk dalam simulasi pertarungan. Tiba-tiba beneran nabrak, bukan cuma simulasi lagi.
Benturannya keras banget. Hampir seluruh sayap kanan F-15 copot. Kondisi yang bikin siapa aja langsung panik.
Ziveti ngerasain pesawat goyang hebat. Tapi dia lihat kontrol masih bisa dipake. Dia langsung mikir cepat gimana caranya selamet.
3. Aksi Nekat yang Nyelamatin Nyawa
Ziveti belum sadar kalo sayapnya udah ilang. Dia cuma tau pesawatnya rusak parah. Getarannya gede banget tapi masih bisa dikendaliin.
Keputusan dia simpel: gas pol kedua mesinnya. Afterburner dinyalain full power. Tenaga dorongan jadi satu-satunya harapan dia tetep melayang.