Indonesia Operasikan Helikopter Anti Kapal Selam Terbanyak Asia Tenggara, Tapi Thailand Punya 3 Jenis
Cianjur – Helikopter anti kapal selam jadi mata dan telinga tambahan bagi kapal perang dalam mendeteksi ancaman bawah laut. Kemampuan mereka melacak dan menghancurkan kapal selam musuh untuk pertahanan maritim.
Beberapa negara Asia Tenggara sudah cukup serius bangun armada helikopter anti submarine warfare ini. Ada yang jumlahnya terbatas tapi ada juga yang koleksi belasan unit dengan teknologi terkini.
Investasi pada helikopter anti kapal selam mencerminkan kesadaran tiap negara akan ancaman kapal selam di perairan kawasan. Kemampuan sonar celup dan torpedo ringan bikin helikopter ini jadi aset strategis angkatan laut.
Dilansir dari channel YouTube SEA5, ada 5 negara di Asia Tenggara dengan helikopter anti kapal selam terbanyak tahun 2025. Berikut daftar lengkap berdasarkan jumlah unit yang mereka operasikan.
5. Malaysia - 6 Unit
Tentara Laut Diraja Malaysia operasikan Super Lynx 300 Inggris sebanyak 6 unit sejak 2003. Helikopter mungil tapi gesit ini jadi mata dan telinga kapal perang Malaysia.
Super Lynx dilengkapi torpedo ringan A244S untuk misi anti kapal selam dan rudal Sea Skua untuk kapal permukaan. Ukuran kecil bikin helikopter ini cocok operasi dari deck kapal fregat dan corvette Malaysia.
4. Vietnam - 8 Unit
Vietnam operasikan helikopter Kamov Ka-28 Rusia sebanyak 8 unit dari pembelian akhir 1980-an hingga 1990-an. Helikopter ini varian ekspor Ka-27 yang memang didesain khusus operasi maritim.
Ka-28 sering terlihat jadi pelengkap kapal fregat Gepard 3.9 milik angkatan laut Vietnam. Dengan radar pencari sonar celup dan torpedo ringan, helikopter ini jadi alat vital lacak kapal selam di Laut China Selatan.
3. Singapura - 8 Unit
Singapura punya salah satu armada helikopter anti kapal selam paling modern di kawasan. Mereka operasikan S-70B Seahawk Amerika sebanyak 8 unit yang diterima bertahap tahun 2011 dan 2013.
Walau dikelola Republic of Singapore Air Force, helikopter ini terintegrasi dengan angkatan laut Singapura. Seahawk dilengkapi dipping sonar, radar maritim canggih, torpedo ringan, dan rudal anti-kapal.
2. Thailand - 10 Unit
Royal Thai Navy satu-satunya di Asia Tenggara yang operasikan lebih dari satu jenis helikopter anti kapal selam. Andalan utama adalah S-70B Seahawk sebanyak 6 unit yang jadi tulang punggung sejak 1992.