Bomber B-1 Lancer AS Dibatalkan Lalu Dihidupkan Lagi, Ini Ceritanya!
- Youtube
Cianjur – Pada 6 September 1976, pilot Soviet Viktor Belenko melakukan hal mustahil dengan membelot ke Jepang terbang keluar dari Uni Soviet.
Tiket kebebasannya adalah salah satu jet tempur paling rahasia di dunia yaitu MiG-25 yang membuat Amerika tak percaya bisa membongkar pesawat tersebut.
Selama debrief ekstensif Viktor dengan CIA dan militer AS, informasi penting terungkap yang mengakibatkan pembatalan bomber nuklir strategis tercepat Amerika yaitu B-1 Lancer.
Namun empat tahun kemudian pemerintah AS menghidupkan kembali versi B-1 yang ditingkatkan dan bahkan memproduksi 100 unit dengan cepat.
Spesifikasi dan Kemampuan B-1
Angkatan Udara AS saat ini memiliki tiga bomber strategis namun hanya B-1 Lancer yang bisa membawa 75.000 pon bom sambil terbang lebih cepat dari peluru kaliber .45.
Pada penerbangan pertama 1974, B-1 adalah pesawat sayap ayun terbesar di dunia dengan desain geometri variabel yang langka.
Dirangkum dari channel YouTube Not What You Think, kombinasi jangkauan panjang dan muatan berat bomber dengan kelincahan dan kecepatan jet tempur membuat B-1 unik.
Dilengkapi empat mesin kuat yang menghasilkan 120.000 pon dorong dalam afterburner penuh, B-1 bisa mencapai kecepatan puncak Mach 2,2 dengan sangat cepat.
Alasan Pembatalan Program
Jatuhnya pesawat mata-mata U-2 Gary Powers tahun 1960 oleh Soviet menjadi peringatan keras bagi pemerintah AS tentang kemajuan rudal permukaan-ke-udara.
AS membutuhkan senjata nuklir yang bisa dipanggil kembali setelah diluncurkan jika diperlukan dan hanya bomber nuklir jarak jauh yang bisa melakukannya.
Untuk menghindari baterai rudal Soviet, bomber baru harus terbang kecepatan tinggi dan ketinggian rendah guna menghindari deteksi radar darat.
Namun terbang rendah sangat tidak nyaman karena udara padat dan bergejolak membuat fuselase B-1 yang panjang bergoyang keras saat melewati angin kencang.
Kebangkitan B-1B yang Lebih Unggul
Informasi Viktor Belenko tentang pesawat pencegat Soviet baru MiG-31 dengan radar look-down/shoot-down membuat strategi terbang rendah B-1 tak relevan lagi.
Presiden Carter membatalkan program B-1 tahun 1977 meski beberapa dana tetap dialokasikan agar Rockwell bisa lanjutkan pengujian dengan empat prototipe.