Deretan Rudal Balistik Asia Tenggara yang Paling Ditakuti Negara Tetangga
- pinterest.com
Cianjur – Rudal balistik jadi senjata paling menakutkan di dunia pertahanan modern. Deretan negara di Asia Tenggara, beberapa negara sudah punya rudal jenis ini dengan kemampuan yang mulai meningkat.
Berbeda dengan rudal biasa, rudal balistik punya jangkauan lebih jauh dan daya hancur lebih besar. Sistem rudal ini dirancang khusus untuk serangan strategis jarak jauh.
Perkembangan rudal balistik di kawasan Asia Tenggara cukup menarik untuk dibahas. Beberapa deretan negara bahkan sudah operasikan rudal dari Korea Utara dan China.
Yuk kita lihat rudal balistik apa saja yang dimiliki negara-negara di Asia Tenggara. Siap-siap kaget dengan kemampuan rudal-rudal ini!
1. Rudal Khan Indonesia, Debut Balistik Taktis Nusantara
Indonesia baru saja punya rudal balistik pertamanya yaitu Khan dari Turki. Pengiriman pertama tiba di Kalimantan Timur pada Agustus 2025.
Rudal Khan punya jangkauan 280 km dengan kecepatan Mach 5. Hulu ledaknya seberat 470 kg dengan efek ledakan radius 100 meter.
Sistem anti-jamming dan collateral damage jadi keunggulan rudal balistik Khan. Rudal ini mampu sasar fasilitas komando dan radar musuh dengan sangat presisi.
2. SY-400 Myanmar, Rudal Balistik Buatan China
Myanmar jadi negara pertama di Asia Tenggara yang operasikan SY-400 dari China. Rudal balistik jarak pendek ini punya jangkauan 300 km.
Hulu ledaknya mencapai 480 kg dengan bahan bakar padat. SY-400 dirancang khusus untuk serangan darat dengan akurasi tinggi.
Myanmar terima baterai pertama SY-400 pada tahun 2020. Peluncurnya pakai sistem transporter erector launcher 8x8 yang mobile.
3. Hwasong 6 Myanmar dan Vietnam, Warisan Korea Utara
Hwasong 6 adalah rudal balistik jarak menengah dari Korea Utara. Myanmar beli rudal ini tahun 2009, sementara Vietnam impor 20 unit tahun 1997.
Jangkauannya mencapai 500 km dengan hulu ledak 750 kg. Rudal ini versi upgrade dari Hwasong 5 dengan kemampuan lebih mematikan.
Korea Utara buat rudal ini buat jangkau Korea Selatan dan Jepang. Di Asia Tenggara, Myanmar dan Vietnam jadi operator Hwasong 6.
4. Hwasong 5 Myanmar, Transfer Teknologi dari Korut
Myanmar beli Hwasong 5 pada tahun 2008 dengan bonus transfer teknologi. Rudal ini punya jangkauan 300 km dan bisa bawa hulu ledak nuklir.