Perang Rusia-Ukraina Tahun Ketiga, Bagaimana Pantsir Jadi Lapisan Pertahanan Terakhir!
- Youtube
Cianjur – Tiga tahun setelah dimulainya invasi besar Rusia, perang di Ukraina tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Kedua belah pihak tetap berada di garis depan dengan medan pertempuran setiap bulan bergeser dengan pola baru serangan udara, serangan drone, dan rotasi pasukan.
Situasi tidak lagi sekadar tentang perolehan wilayah melainkan tentang kemampuan bertahan dalam perang jangka panjang. Rusia kini menekankan ketahanan sementara Ukraina berusaha mempertahankan inisiatif dengan serangan jangkauan jauh ke wilayah Rusia.
Dirangkum dari channel YouTube KYR MILITARY, Ukraina timur khususnya Donetsk dan Zaporizhia tetap menjadi fokus utama pertempuran. Di kota Pokrovsk, pasukan Rusia dan Ukraina terlibat dalam pertempuran intens yang menentukan jalur logistik ke barat.
Bagi Rusia, menguasai kota berarti mengamankan akses ke Donetsk dan menekan pertahanan Ukraina di sekitarnya. Sementara itu, Ukraina terus meluncurkan serangan drone ke wilayah Rusia termasuk depot minyak dan fasilitas militer di Belgorod dan Krimea.
Sistem Pertahanan Pantsir S1 dan S2
Dalam perang ini, salah satu sistem pertahanan yang paling sering disebut adalah Pantsir atau lebih tepatnya Pantsir-S1 dan versi terbarunya Pantsir-S2.
Sistem ini bukan senjata ofensif melainkan sistem pertahanan udara jarak pendek yang dirancang untuk menembak jatuh drone terbang rendah, rudal jelajah, dan amunisi berpandu.
Rusia telah menempatkan Pantsir di banyak titik strategis mulai dari pangkalan rudal Iskander dan fasilitas logistik hingga kota Moskow sendiri. Tujuannya jelas untuk melindungi fasilitas kritis dari serangan drone dan rudal presisi yang semakin banyak digunakan Ukraina.
Sistem ini bekerja dalam struktur pertahanan berlapis Rusia di mana tingkat atas adalah S-400 untuk target jangkauan jauh.
Diikuti oleh Buk-M3 dan Tor-M2 untuk target jarak menengah sementara Pantsir menjadi lapisan terakhir untuk menangani ancaman berprofile rendah pada jarak dekat.
Keunggulan Pantsir terletak pada mobilitas dan efisiensinya dengan unit yang dapat dipindahkan dengan cepat, beroperasi secara otonom, dan dapat melacak beberapa target secara bersamaan.
Oleh karena itu, sistem ini menjadi bagian krusial dari pertahanan Rusia terhadap serangan drone dan rudal kecil yang sulit dideteksi radar besar.