Angkatan Laut AS Kembangkan Kapal Induk Siluman Bawah Air, Tak Terlihat Satelit!

Angkatan Laut AS Kembangkan Kapal Induk Siluman Bawah Air
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Bagaimana jika Angkatan Laut AS memiliki kapal induk yang tidak bisa dilihat karena berada di bawah air. Bukan kapal selam, bukan kapal induk biasa, tetapi sesuatu di antaranya yang sangat revolusioner untuk peperangan modern.

img_title Kapal Selam Kelas Virginia Tampung Ratusan Awak, Hidup Tanpa Matahari Berbulan-Bulan!

Pangkalan terendam yang dirancang untuk zona perang modern, tidak terlihat oleh satelit, tidak terjangkau oleh rudal, dan selalu dalam posisi.

Karena ketika rival membangun rudal anti-kapal seukuran bus sekolah, mengapungkan kapal induk senilai miliaran dolar ke jangkauan mulai menjadi bodoh dan sangat berisiko tinggi.

img_title Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Lebih Sering Mogok daripada Berlayar, Kok Bisa?

Konsep Stealth Carrier Bawah Air

AS sudah memiliki kapal induk seukuran kota tetapi bagaimana jika yang berikutnya tidak mengapung di permukaan air.

img_title Kapal Tempur LCS Kecepatan 40 Knot, Bisa Ganti Misi dengan Modul Cepat!

Itulah ide di balik stealth carrier yaitu platform peluncuran terendam yang dibangun untuk mengerahkan drone, amunisi mengintai, dan sistem pengawasan dari bawah gelombang.

Kapal ini tidak memerlukan landasan pacu, tidak memerlukan pengawal, bergerak diam-diam, menyerang dari jarak jauh, dan menghilang tanpa jejak.

Bagian-bagiannya sudah bergerak dengan UAV Blackwing diluncurkan dari tabung torpedo kapal selam yang terbuka dan terbang lebih dari 30 mil untuk ISR dan penargetan.

Razerback UUV adalah drone bawah air otonom yang memetakan, memindai, dan kembali tanpa muncul ke permukaan air sama sekali.

Cormorant DARPA adalah drone yang dirancang untuk diluncurkan dari bawah permukaan, menyalakan mesin jet, dan terbang dengan kecepatan tinggi.

Platform dan Teknologi Pendukung

Dirangkum dari channel YouTube Front Cost, kapal selam kelas Virginia blok 5 kini dilengkapi dengan tabung peluncuran vertikal sepanjang 87 kaki untuk berbagai muatan.

Awalnya untuk Tomahawk tetapi berukuran untuk muatan generasi berikutnya seperti pod ISR, kawanan drone, atau senjata mengintai yang canggih.

Tidak ada sistem ini yang diberi label stealth carrier tetapi arahnya jelas karena kapal induk permukaan menjadi kewajiban yang rentan. Rudal pembunuh kapal induk China DF-21D dan DF-26 dapat menyerang dari jarak lebih dari 1.500 mil dengan presisi tinggi.

Hipersonik seperti Zircon Rusia bergerak terlalu cepat untuk pertahanan saat ini dan pencitraan satelit dapat melacak kelompok kapal induk secara real-time.

Halaman Selanjutnya
img_title