China Operasikan Kapal Induk Fujian, Bagaimana Kesenjangan dengan Angkatan Laut AS!
- Youtube
Cianjur – China telah menugaskan kapal induk terbarunya Fujian setelah uji coba laut yang ekstensif untuk memperluas kekuatannya. Penambahan kapal ini membantu angkatan laut terbesar di dunia memperluas jangkauan lebih jauh melampaui perairannya sendiri.
Kantor berita resmi China Xinhua melaporkan Fujian ditugaskan di Pulau Hainan dengan upacara dihadiri pemimpin tertinggi Xi Jinping. Fujian adalah kapal induk ketiga China dan yang pertama dirancang serta dibangun sendiri secara penuh.
Dirangkum dari channel YouTube JejakTapak, Fujian merupakan contoh paling nyata dari perombakan dan perluasan militer besar-besaran pemimpin Xi Jinping. China bertujuan memiliki kekuatan militer yang dimodernisasi pada 2035 dan kelas dunia pada pertengahan abad.
Ambisi ini oleh banyak orang dianggap sebagai kemampuan untuk bersaing secara setara dengan Amerika Serikat. Dengan ini Beijing mengambil langkah lebih jauh ke arah menutup kesenjangan dengan angkatan laut Amerika termasuk armada kapal induknya.
Visi Strategis dan Teknologi Canggih
Kapal induk adalah kunci bagi visi kepemimpinan China untuk menjadikan negara itu sebagai kekuatan besar dengan angkatan laut blue water. Salah satu tujuan angkatan laut China adalah mendominasi perairan dekat Laut China Selatan, Laut China Timur, dan Laut Kuning.
Di sekitar gugusan pulau pertama yang membentang ke selatan melalui Jepang, Taiwan, dan Filipina hingga gugusan pulau kedua. Tempat Amerika memiliki fasilitas militer penting di Guam dan di tempat lain.
Kapal induk merupakan kunci dalam persaingan jika China ingin bersaing dengan Amerika di kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas. Militer China yang semakin mumpuni adalah alasan Pentagon dalam laporan terbarunya menyebutnya sebagai satu-satunya pesaing Amerika Serikat.
Kemampuan Operasional Fujian
Kapal induk pertama China Liaoning adalah buatan Soviet sementara kapal induk kedua Shandong dibangun di China tetapi berdasarkan model Soviet. Keduanya menggunakan sistem ski-jump model lama untuk membantu pesawat lepas landas.
Fujian melewati teknologi katapel uap yang digunakan pada sebagian besar kapal induk Amerika dan menggunakan sistem peluncuran elektromagnetik.
Sistem ini hanya ditemukan pada kapal induk kelas Ford Angkatan Laut Amerika memberikan kemampuan meluncurkan pesawat lebih berat.