Rusia Ubah Fungsi S-400 Triumf Jadi Senjata Serang Darat, Langkah Nekat!

S-400 Triumf
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Perang antara Rusia dan Ukraina kini memasuki fase yang semakin kompleks dengan perubahan strategi signifikan. Laporan dari berbagai sumber menunjukkan perubahan signifikan dalam pola pengerahan senjata Rusia yang mengejutkan banyak pengamat militer.

img_title Kenapa Helikopter Rusia Begitu Tangguh? Ini Dia Tiga Pabrik Helikoptert Terbaiknya yang Terkenal di Dunia

Salah satu area kekhawatiran bagi banyak analis adalah penggunaan S-400 Triumf, sistem pertahanan udara paling canggih Rusia. Sistem ini kini dilaporkan juga digunakan untuk menyerang target darat yang sebenarnya bukan fungsi utamanya sejak awal pengembangan.

Fungsi Asli S-400 Triumf

img_title Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Lebih Sering Mogok daripada Berlayar, Kok Bisa?

S-400 awalnya dirancang untuk tujuan defensif yaitu melindungi wilayah Rusia dari ancaman udara seperti jet tempur, rudal jelajah, dan rudal balistik. Namun selama perang yang panjang dan melelahkan ini, fungsi tersebut tampaknya telah berubah menjadi lebih ofensif dan agresif.

S-400 Triumf yang dikembangkan oleh perusahaan Almaz-Antey mulai beroperasi pada pertengahan 2000-an dengan kemampuan luar biasa. Sistem ini mampu melacak hingga 300 target secara bersamaan dengan jangkauan tembakan maksimum sekitar 400 km yang sangat jauh.

img_title Rusia Kuasai Gerasimovka Tanpa Ofensif Besar, Strategi Erosi Pelahan Ukraina!

Rudalnya dapat mencapai kecepatan melebihi Mach 6 dan dirancang untuk menghancurkan ancaman udara dari jarak yang sangat jauh. Beberapa negara lain termasuk China, India, dan Turki juga memiliki sistem ini sebagai bagian dari pertahanan udara nasional mereka.

Perubahan Taktik Penggunaan

Dirangkum dari channel YouTube KYR Military, sejak akhir 2023 laporan dari Ukraina menunjukkan bahwa beberapa S-400 tidak lagi semata-mata berfungsi sebagai perlindungan.

Data satelit, rekaman radar, dan laporan lapangan mengungkapkan pola peluncuran yang tidak biasa dari sistem pertahanan ini.

Beberapa rudal S-300 dan S-400 telah diluncurkan dari wilayah Rusia menuju target di kota-kota Ukraina khususnya di Kharkiv, Kramatorsk, dan wilayah Donetsk.

Dalam mode aslinya, rudal S-400 digunakan untuk melibatkan target udara namun kali ini rudal digunakan dalam mode balistik yang diarahkan ke target darat.

Meskipun akurasinya mungkin tidak sebanding dengan rudal permukaan-ke-permukaan seperti Iskander, kekuatan ledakannya tetap signifikan dan menghancurkan. Menurut beberapa pengamat, langkah ini menunjukkan dua hal penting tentang kondisi militer Rusia saat ini.

Pertama, Rusia mungkin mulai mengalami stok terbatas rudal presisi yang biasanya digunakan untuk serangan strategis jarak jauh. Kedua, mereka berusaha memanfaatkan potensi senjata yang tersedia untuk mempertahankan tekanan pada Ukraina meski dengan risiko akurasi lebih rendah.

Halaman Selanjutnya
img_title