Mortar Raksasa 2S4 Tulip Kaliber 240mm, Senjata Penghancur Bunker Terbesar Dunia!

Mortar 2S4 Tulip
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Di dunia artileri modern, hanya sedikit sistem yang benar-benar menonjol karena kekuatan murni yang luar biasa. Salah satu sistem tersebut adalah 2S4 Tulip, mortar berat self-propelled Rusia dengan kaliber 240 mm yang terbesar masih beroperasi hingga saat ini.

img_title Bom Luncur Rusia Dijatuhkan Puluhan Kilometer, Ukraina Kesulitan Tangkis!

Tulip bukan senjata baru namun ukuran, kekuatan ledakan, dan efek yang dihasilkannya membuatnya relevan dalam peperangan modern. Sistem ini sering dianggap sebagai contoh sempurna filosofi militer Rusia yaitu sederhana, kuat, dan menghancurkan total.

Spesifikasi dan Kemampuan Destruktif

img_title Tupolev Tu-95 Bear Terbang 70 Tahun, Suaranya Bisa Didengar Kapal Selam!

2S4 Tulip menggunakan meriam mortar 2B8 240 mm yang dipasang pada sasis kendaraan berat khusus artileri. Kaliber ini jauh di atas standar 120 mm yang umum untuk mortar tempur biasa di medan perang.

Setiap proyektil Tulip memiliki berat sekitar 130 kg dan dapat menempuh jarak hingga 9,6 km dengan amunisi standar. Dengan peluru berbantuan roket, jarak tembak bisa mencapai hampir 20 km untuk menjangkau target jauh di belakang garis musuh.

img_title Drone Kamikaze Geran-2 Rusia Serang Infrastruktur Ukraina, Bagaimana Strategi Ini Bekerja Efektif!

Satu peluru Tulip tunggal dapat menghancurkan target dalam radius ledakan luas termasuk bunker, posisi artileri berat, dan fasilitas bawah tanah. Struktur yang tidak dapat ditembus oleh artileri konvensional biasa bisa hancur total dengan satu tembakan saja.

Sistem Amunisi dan Tingkat Akurasi

Dirangkum dari channel YouTube XUROC, Tulip memiliki laju tembakan yang relatif rendah yaitu hanya satu peluru per menit karena ukurannya yang sangat besar.

Namun dalam konteks operasional, ini bukan kelemahan karena setiap proyektil yang ditembakkan memiliki efek destruktif yang sangat luas.

Sistem pemuatan amunisi bersifat semi-otomatis dengan menggunakan derek kecil di bagian belakang untuk mengangkat proyektil raksasa ke posisi tembak.

Kendaraan juga dilengkapi sistem recoil hidrolik untuk menahan hentakan luar biasa setiap kali laras ditembakkan dengan kekuatan penuh.

Meski lambat, Tulip memiliki tingkat akurasi tinggi untuk kelasnya terutama saat menggunakan amunisi berpemandu seperti Smelchak. Peluru berpemandu laser ini dapat mengenai target dengan presisi tinggi dan margin kesalahan hanya beberapa meter saja.

Tulip dapat menggunakan berbagai jenis amunisi sesuai misi dari high explosive untuk penghancuran umum hingga cluster munition untuk area luas.

Halaman Selanjutnya
img_title