5 Tank di Asia Tenggara, Harimau Indonesia Masuk Daftar!
- Youtube
Cianjur – Teknologi persenjataan darat terus berkembang pesat di kawasan Asia Tenggara saat ini. Tank masih jadi salah satu alutsista darat yang paling diperhitungkan dalam pertempuran modern.
Beberapa negara di Asia Tenggara telah mengakuisisi tank-tank terbaru dengan teknologi canggih. Tank generasi baru ini punya kemampuan tempur yang jauh lebih mumpuni dibanding pendahulunya.
Produsen tank dari berbagai negara berlomba menawarkan produk terbaik mereka ke Asia Tenggara. Persaingan ini menguntungkan karena negara-negara punya banyak pilihan tank berkualitas.
Lantas, tank apa saja yang sudah beroperasi di kawasan ini? Yuk, kita lihat daftar lengkapnya di bawah ini.
Pertama, Tank VT-4 Thailand
Thailand jadi satu-satunya operator tank VT-4 di Asia Tenggara saat ini. Tank buatan Tiongkok ini mulai diproduksi tahun 2017 khusus untuk ekspor.
VT-4 punya bobot 52 ton dengan meriam smoothbore 125 mm. Thailand sudah terima 60 unit tank ini untuk memperkuat kavaleri Royal Thai Army mereka.
Kedua, Tank T-84 Oplot Thailand
Thailand juga mengoperasikan tank buatan Ukraina T-84 Oplot sebanyak 49 unit. Tank generasi ketiga ini punya bobot 51 ton dengan armor berlapis.
T-84 Oplot dilengkapi meriam smoothbore 125 mm dengan autoloader canggih. Tank ini didesain khusus bisa beroperasi dengan baik di iklim panas Asia Tenggara.
Ketiga, Tank T-90S/SK Vietnam
Vietnam jadi operator tunggal tank T-90S dan T-90SK di Asia Tenggara. Mereka pesan total 60 unit tank Rusia ini pada tahun 2016.
Tank ini punya bobot 48 ton dengan sistem perlindungan elektro-optikal Shtora. T-90S Vietnam dilengkapi meriam smoothbore 125 mm yang bisa luncurkan rudal berpemandu.
Keempat, Tank Harimau Indonesia
Tank harimau merupakan hasil kerja sama PT Pindad dengan FNSS Turki yang resmi diluncurkan November 2015. Tank medium ini punya bobot 30 ton dengan teknologi terkini.
Indonesia sudah terima 10 unit dari 18 unit yang dipesan pada akhir 2019. Tank harimau dilengkapi meriam 105 mm dengan autoloader dan sistem kontrol digital canggih.
Kelima, Tank Sabrah Filipina
Filipina mulai operasikan tank Sabrah sekitar Maret 2024 sebanyak 10 unit dari 18 pesanan. Tank buatan Israel ini punya bobot 30 ton dengan platform Ascod 2.