5 Kapal Perang Asia Tenggara yang Siap Berlayar, Ada Indonesia!

Kapal Perang
Sumber :
  • YouTube

Cianjur – Kawasan Asia Tenggara tengah mengalami peningkatan kekuatan maritim yang signifikan. Berbagai negara berlomba mengakuisisi kapal perang canggih untuk menjaga wilayah laut mereka.

img_title Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Lebih Sering Mogok daripada Berlayar, Kok Bisa?

Persaingan armada kapal perang di Asia Tenggara memang makin sengit belakangan ini. Bukan hanya kapal kecil, namun kapal besar seperti fregat dan kapal selam juga berdatangan.

Beberapa kapal perang terbaru yang bakal beroperasi punya teknologi super canggih. Mereka dilengkapi sistem senjata dan sensor terkini yang bikin lawan ketar-ketir.

img_title Boeing F-47 Generasi Keenam Terbang 2028, Bikin F-22 Raptor Terlihat Usang!

Penasaran kapal perang apa saja yang bakal memperkuat angkatan laut di kawasan ini? Simak daftar lengkapnya berikut ini.

Pertama, Kapal Fregat Kelas Miguel Malvar Filiphina

img_title Daftar 7 Tank Tempur dengan Teknologi Canggih Rusia yang Bikin Negara Lain Gigit Jari!

Filipina bakal punya dua unit fregat kelas Miguel Malvar dari Korea Selatan. Kapal ini punya bobot 3.200 ton dengan panjang 118,4 meter.

Unit pertama BRP Miguel Malvar diluncurkan Juni 2024 lalu. Kapal fregat ini dilengkapi rudal VL MICA dan sistem sensor canggih untuk pertahanan maksimal.

Kedua, Kapal Fregat Merah Putih Indonesia

Indonesia sedang bangun kapal fregat merah putih kelas Arrowhead 140 bersama Inggris. PT PAL mulai potong baja pertama unit kesatu pada Desember 2022.

Kapal ini punya panjang 140 meter dengan berat 6.626 ton. Fregat merah putih bakal jadi flagship TNI Angkatan Laut dengan persenjataan lengkap dan modern.

Ketiga, Kapal OPV Thaon di Revel Indonesia

Selain fregat merah putih, Indonesia juga pesan kapal patroli lepas pantai dari Italia. Dua unit kapal Thaon di Revel ini bernilai 1,18 miliar Euro.

Kapal ini punya dimensi panjang 143 meter dengan bobot 5.880 ton. Meskipun berjenis OPV, kemampuannya setara dengan kapal fregat modern lainnya.

Keempat, Kapal Fregat MRCV Singapura

Singapura menyewa ST Marine untuk bangun delapan unit kapal tempur multi peran baru. Pembangunan kapal ini didasarkan pada desain fregat Swedia dan Denmark.

Kapal MRCV ini punya bobot antara 5.000 hingga 10.000 ton. Nantinya kapal ini bisa jadi mothership untuk kendaraan tak berawak udara dan bawah air.

Kelima, Kapal Selam Scorpene Evolved Indonesia

Indonesia memesan dua unit kapal selam Scorpene Evolved dari Prancis pada April 2024. Kapal selam ini merupakan varian tercanggih dari keluarga Scorpene.

Halaman Selanjutnya
img_title