UAE Bangun Kasino Pertama Senilai 5,1 Miliar Dolar, Langkah Berani atau Blunder?

Wynn Resorts
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Uni Emirat Arab membuat gebrakan besar dengan membangun kasino pertama di kawasan Teluk. Raksasa Las Vegas, Wynn Resorts, akan menggarap proyek resor kasino senilai 5,1 miliar dolar AS di Ras Al Khaimah.

img_title Oman Bangun Kota Tanpa Gedung Pencakar Langit, Ini Visi 2040 yang Unik!

Langkah ini dianggal berani karena kawasan Timur Tengah selama ini melarang perjudian. Kasino UAE ini menjadi bukti bahwa negara konservatif mulai membuka diri untuk industri pariwisata global.

Kasino dibangun di Pulau Al Marjan, kepulauan buatan yang dikeruk lebih dari satu dekade lalu. Lokasinya di Ras Al Khaimah, emirat paling utara UAE yang jaraknya sekitar satu jam berkendara dari Dubai.

img_title Mengapa 42 Juta Orang Datang ke Las Vegas Setiap Tahunnya? Bukan Hanya Tentang Kasino

Ras Al Khaimah jauh tertinggal dibanding tetangganya yang lebih mewah dan glamor. Pemimpin emirat ini mencoba memanfaatkan keindahan alam untuk menciptakan pusat pariwisata baru lewat investasi kasino.

Resor kasino Wynn akan dibuka tahun 2027 dengan lebih dari 1.500 kamar hotel dan 22 restoran. Fasilitas lainnya termasuk 130.000 kaki persegi ruang ritel, 12 kolam renang, teater, dan pantai pribadi.

img_title Negara Kamboja Ternyata Punya 87 Kasino, Tapi Masih Jadi Negara Miskin!

Dirangkum dari channel YouTube The Wall Street Journal, Wynn mendapat hak eksklusif sebagai satu-satunya kasino di Ras Al Khaimah selama 15 tahun. Setelah proyek ini buka, 95 persen populasi dunia akan berada dalam jarak penerbangan delapan jam ke resor Wynn.

Selain Wynn, puluhan hotel dan proyek residensial lain direncanakan di Pulau Al Marjan. Brand seperti JW Marriott, Nobu, dan Fairmont akan ikut membangun properti di kawasan ini.

Otoritas Pariwisata Ras Al Khaimah menargetkan peningkatan wisatawan dari 1,3 juta menjadi 3,5 juta per tahun pada 2030. Target ambisius ini diharapkan bisa mengangkat perekonomian emirat yang tertinggal dari Abu Dhabi dan Dubai.

Pada 2024, PDB per kapita Ras Al Khaimah hanya 31.100 dolar AS dibanding 79.000 dolar AS di Abu Dhabi. Kesenjangan ekonomi ini membuat banyak warga lokal kesulitan mendapat pekerjaan meski ada industri keramik dan farmasi.

Resor baru akan membutuhkan ribuan karyawan, namun banyak penduduk lokal tidak mau dikaitkan dengan perjudian atau alkohol. Wynn sudah menerima lebih dari seratus ribu lamaran kerja, tapi sebagian besar karyawan akan datang dari luar negeri.

Halaman Selanjutnya
img_title