Cadangan Uranium Kalimantan Barat Mencapai 24 Ribu Ton untuk Energi Nuklir Indonesia!

Cadangan Uranium Melawi Kalbar
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Pulau Kalimantan dikenal dengan hutan hujan tropis yang luas, sungai-sungai besar, dan kekayaan sumber daya alam melimpah. Namun tak banyak yang menyadari bahwa di bawah lebatnya kanopi dan lapisan tanah liat tersimpan harta karun radioaktif yang sangat berharga.

img_title Indonesia Minati JF-17 dan Tank Al-Khalid Pakistan, Bagaimana Strategi Modernisasi Alutsista TNI!

Di Kabupaten Melawi, hasil survei terbaru memperkirakan cadangan uranium mencapai 24.112 ton untuk energi masa depan Indonesia. Angka itu setara dengan potensi listrik bersih dalam jumlah puluhan gigawatt yang cukup untuk menyalakan jutaan rumah dan mendukung industri.

Data ini terintegrasi dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik RUPTL 2025-2034 PT PLN yang strategis.

img_title Kapal Perang Korea Selatan Datang ke Indonesia Untuk Misi Latihan dan Kerja Sama!

Dirangkum dari channel YouTube Geoloka, dokumen tersebut menempatkan Kalbar sebagai kawasan unggulan dalam transisi energi rendah karbon untuk masa depan berkelanjutan negara.

Langkah awal temuan uranium di Melawi dimulai dari survei geologi lapangan yang dilaksanakan Badan Tenaga Nuklir Nasional BATAN.

img_title Indonesia Kerja Sama Rudal dengan Rusia dan Turki, Bikin Heboh Kawasan!

Tim lapangan melakukan pengeboran inti, pengujian sampel batuan, dan analisis radiometrik menghasilkan konsentrasi uranium di atas ambang komersial yang menguntungkan secara ekonomi.

Sejarah Penemuan Uranium Global

Uranium pertama kali dikenali pada 1789 oleh Martin Heinrich Klaproth, ahli kimia Jerman yang mengisolasi senyawa dari mineral pitchblende.

Ia menamakannya berdasarkan planet Uranus yang baru ditemukan saat itu untuk menghormati penemuan astronomi tersebut dengan sangat antusias.

Barulah pada 1896 Henri Becquerel menemukan fenomena radioaktivitas yang mengubah pandangan dunia tentang potensi energi tersimpan dalam inti atom.

Penemuan ini dilanjutkan oleh Marie Curie dan Pierre Curie dengan penelitian mendalam yang revolusioner di bidang fisika dan kimia nuklir modern.

Kini uranium dikenali sebagai sumber bahan bakar reaktor nuklir dan sayangnya juga sebagai komponen senjata atom yang berbahaya.

Dua wajah kekuatan yang sama dahsyatnya di satu sisi memberi energi bersih namun di sisi lain menyimpan potensi kehancuran yang besar jika disalahgunakan.

Potensi Cadangan Nasional

Indonesia dengan kekayaan geologisnya mencatat potensi cadangan besar tidak hanya di Kalbar tapi juga Papua, Bangka Belitung, dan Sulawesi Barat.

Atlas Geologi Nasional menyebut total cadangan uranium Indonesia bisa menembus angka 90.000 ton disertai cadangan thorium hingga 150.000 ton yang luar biasa melimpah.

Halaman Selanjutnya
img_title