Proses Isi Ulang Peluru Jet Tempur Amerika Hanya Butuh Beberapa Menit!

F-15
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Pesawat tempur Amerika Serikat seperti F-15 Eagle dan F-16 Fighting Falcon dilengkapi dengan meriam Gatling yang sangat mematikan. Meski biasanya menggunakan roket dan rudal, meriam M61 Vulcan 20mm tetap jadi senjata paling ampuh yang dipasang di pesawat tempur.

img_title Senjata Buatan Indonesia Dulu Ditertawakan, Kini Dipesan Negara Lain!

Meriam M61 Vulcan punya enam laras yang mampu menembakkan peluru dengan kecepatan mencengangkan hingga 6.000 peluru per menit. Senjata ini ideal untuk pertempuran jarak dekat dan serangan ke darat dengan akurasi tinggi.

Dirangkum dari channel YouTube Fluctus, proses pengisian peluru menggunakan alat khusus bernama Universal Ammunition Loading System atau UALS. Sistem ini dirancang khusus untuk mengisi dan mengeluarkan amunisi 20mm pada pesawat F-15 dan F-16 dengan aman.

img_title Jet Intai SR-71 Blackbird Legendaris Amerika Serikat yang Mampu Terbang Lebih Cepat dari Rudal Musuh

F-15 Eagle bisa menampung sekitar 940 peluru sedangkan F-16 Fighting Falcon hanya muat 511 peluru di magasin meriam Vulcan. Inspeksi meriam M61 Vulcan dilakukan setiap 15.000 peluru atau setiap 18 bulan sekali dengan durasi sekitar 31 jam kerja.

Sistem Keamanan Ketat Saat Pengisian Peluru

img_title Rudal Anti-Tank Rusia Kornet Tembus Armor Reaktif, Tank Jutaan Dolar Jadi Api!

Tim kru darat bekerja dalam dua shift selama 8 jam untuk memastikan setiap komponen senjata diperiksa secara menyeluruh. Pin pengaman senjata harus dipasang dan sistem listrik pesawat diverifikasi aman sebelum proses dimulai.

Kru darat wajib memakai gelang anti-statis untuk mencegah pelepasan listrik di dekat amunisi yang berbahaya. Area pengisian ditetapkan sebagai zona terlarang yang membutuhkan minimal dua personel terlatih untuk mengawasi.

Pengisian Rudal dan Senjata Lainnya

Pengisian rudal AIM-9 Sidewinder membutuhkan minimal tiga orang kru dengan prosedur yang ketat. Setelah memastikan pin pengaman terpasang, minimal dua pemuat mengangkat rudal secara manual ke pesawat tempur.

Untuk amunisi yang lebih berat seperti bom JDAM, kru menggunakan truk pengangkat bom MJ1 yang biasa disebut jammer. Lengan hidrolik alat ini memposisikan senjata dengan tepat di bawah titik keras pesawat sebelum dipasang.

Helikopter Apache dan Senjatanya

Helikopter serang Boeing AH-64 Apache membawa arsenal senjata yang menakutkan termasuk meriam, roket, dan rudal canggih. Apache pertama kali diperkenalkan ke Angkatan Darat AS pada 1986 dan menjadi helikopter serang paling ditakuti.

Halaman Selanjutnya
img_title