Kapal Induk Rusia yang Lebih Banyak Terbakar Daripada Bertempur di Laut!

Admiral Kuznetsov
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Rusia punya satu kapal induk bernama Admiral Kuznetsov yang seharusnya jadi kebanggaan angkatan laut mereka. Sayangnya, kapal ini malah jadi simbol kegagalan karena lebih sering berasap hitam dan terbakar ketimbang bertempur.

img_title Kenapa Helikopter Rusia Begitu Tangguh? Ini Dia Tiga Pabrik Helikoptert Terbaiknya yang Terkenal di Dunia

Kapal induk ini dibangun pada 1983 di Ukraina sebagai bagian dari ambisi Soviet yang ingin menyaingi Amerika Serikat.

Desainnya sudah ketinggalan zaman sejak awal karena pakai mesin konvensional berbahan bakar mazut yang bikin asap tebal, bukan tenaga nuklir seperti kapal Amerika.

img_title Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Lebih Sering Mogok daripada Berlayar, Kok Bisa?

Admiral Kuznetsov resmi beroperasi tahun 1991, tepat saat Uni Soviet runtuh. Dirangkum dari channel YouTube Megaprojects, kapal ini punya berat 55.000 ton tapi jauh lebih kecil dari kapal induk Amerika yang lebih dari 100.000 ton.

Masalahnya nggak cuma ukuran. Kapal ini pakai sistem ski-jump untuk lepas landas pesawat, bukan katapel canggih, jadi pesawatnya harus bawa bahan bakar dan senjata lebih sedikit supaya bisa terbang.

img_title Jet Intai SR-71 Blackbird Legendaris Amerika Serikat yang Mampu Terbang Lebih Cepat dari Rudal Musuh

Rentetan Kecelakaan yang Memalukan

Setiap kali berlayar, Admiral Kuznetsov selalu diiringi kapal tunda karena mesinnya sering mogok mendadak. Tahun 2009, kapalnya mati total di Laut Mediterania dan harus ditarik kapal lain.

Misi pertamanya ke Suriah tahun 2016 berakhir tragis dengan dua pesawat jatuh karena sistem pendaratan rusak. Pesawat-pesawatnya malah harus mendarat di pangkalan darat, padahal fungsi kapal induk ya buat mendarat di laut.

Bencana di Galangan Kapal

Tahun 2018, dok apung tempat perbaikan kapalnya tenggelam dan derek raksasa jatuh menimpa dek pesawat. Lubang besar menganga di dek kapal dan dok terbesar Rusia pun hancur.

Setahun kemudian, kebakaran hebat terjadi saat perbaikan di Murmansk yang menewaskan beberapa pekerja. Kerusakan makin parah dan jadwal perbaikan terus mundur dari 2021 ke 2023, 2024, bahkan 2025 masih belum jelas.

Miliaran Rubel Terbuang Percuma

Rusia sudah habiskan miliaran rubel untuk memperbaiki kapal ini tapi hasilnya nihil. Korupsi merajalela, komponen impor terblokir sanksi, dan galangan kapal nggak punya peralatan memadai.

China malah lebih pintar, mereka beli kapal saudara Kuznetsov yang belum jadi dan kini sudah bikin kapal induk modern sendiri. Sementara Rusia masih stuck dengan satu kapal tua yang nggak bisa berlayar sendiri.

Halaman Selanjutnya
img_title