TNI AD Punya 7 Helikopter Tempur, Ada yang Bisa Lakukan Aerobatik Lho
- Pinterest.com
Cianjur – Kabar gembira nih buat yang suka dunia militer! Kementerian Pertahanan Indonesia baru aja borong lebih dari 20 unit helikopter TNI AD jenis Black Hawk dari Amerika Serikat. Rencananya, helikopter tempur canggih ini bakal ditempatkan di Pangkalan Udara Ahmad Yani, Semarang.
Dengan tambahan armada baru ini, TNI AD makin perkasa dengan koleksi tujuh jenis helikopter militer Indonesia yang keren abis. Helikopter-helikopter ini jadi tulang punggung kekuatan udara di Matra Darat.
Nah, kali ini kita bakal bahas lengkap soal tujuh helikopter andalan TNI AD yang siap menjaga pertahanan negara. Dari yang buatan Rusia sampai Amerika, semuanya punya keunggulan masing-masing.
Artikel ini cocok banget buat kamu yang pengen tahu lebih dalam soal kekuatan militer Indonesia. Helikopter TNI AD memang nggak main-main, lho. Siap-siap takjub dengan spesifikasi dan kemampuannya yang luar biasa!
1. Mi-35: Si Tangguh dari Rusia yang Bisa Angkut 7 Personel
Helikopter Mi-35 adalah helikopter tempur angkut buatan Rusia yang dikembangkan oleh Rosoboronexport. Desainnya didasarkan pada seri legendaris Mi-24 yang terkenal banget di dunia militer.
Dengan berat lepas landas maksimum 11,5 ton, Mi-35 bisa terbang kencang hingga 335 km/jam. Helikopter ini mampu membawa tujuh personel pasukan plus muatan 1.500 kg di kabin. Kalo pake sling eksternal, bahkan bisa bawa barang sampai 2.400 kg!
Jangkauan terbangnya mencapai 450 km dan bisa operasi di ketinggian 4.500 meter. Mi-35 dirancang khusus untuk meningkatkan mobilitas pasukan darat dan kasih dukungan tembakan langsung.
2. AH-64E Apache: Raja Helikopter Serang dari Amerika
AH-64E Apache adalah helikopter serang utama buatan Boeing Defense, Space and Security. Sejak pertama kali muncul tahun 1984, Apache udah jadi legenda di kalangan helikopter tempur. Lebih dari 1.280 unit Apache beroperasi di berbagai negara dengan total 5 juta jam terbang!
Varian terbaru AH-64E ini versi paling modern dan siap untuk konsep multidomain operations. Dilengkapi sensor mutakhir dan sistem avionik berbasis jaringan yang super canggih. Arsitektur sistem terbuka modular bikin Apache makin efektif dalam pertempuran.