Rudal Antikapal Kh-35 Uran Rusia Mampu Terbang Sangat Rendah di Permukaan Laut!

Rudal Kh-35
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Di lautan luas tempat kapal raksasa berlayar dengan percaya diri, ancaman nyaris tak terlihat mengintai. Kh-35 Uran adalah rudal jelajah antikapal buatan Rusia yang disebut kembar mematikan dari Harpoon Amerika Serikat.

img_title Kenapa Helikopter Rusia Begitu Tangguh? Ini Dia Tiga Pabrik Helikoptert Terbaiknya yang Terkenal di Dunia

Dari luar tampak sederhana, tidak secepat rudal hipersonik Zircon atau sebesar Onyx supersonik. Namun di balik kesederhanaannya tersimpan kekuatan strategis yang mengerikan untuk membuat laut jadi medan berburu kapal perang.

Kehebatan Kh-35 Uran bukan hanya pada hulu ledaknya yang mampu menghancurkan lambung baja kapal musuh. Dirangkum dari channel YouTube Crok, rudal ini terbang dengan pola sea-skimming hanya 10-15 meter di atas permukaan laut yang sulit dideteksi.

img_title Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Lebih Sering Mogok daripada Berlayar, Kok Bisa?

Saat mendekati target, rudal ini turun hingga ketinggian hanya 3-4 meter dari permukaan air. Bahkan radar kapal modern hampir mustahil mendeteksi rudal kecil di tengah ombak laut sampai terlambat untuk mengelak.

Fleksibilitas Platform Peluncuran Maksimal

img_title Jet Intai SR-71 Blackbird Legendaris Amerika Serikat yang Mampu Terbang Lebih Cepat dari Rudal Musuh

Tidak seperti rudal lain yang hanya bisa diluncurkan dari satu platform saja, Kh-35 Uran sangat serbaguna. Dari darat bisa diluncurkan menggunakan sistem pertahanan pesisir Bal-E untuk melindungi pantai Rusia dari kapal musuh.

Dari laut dapat ditembakkan dari korvet, fregat, dan kapal serbu cepat dengan mudah. Dari udara, pesawat tempur seperti Su-30, Su-34, MiG-29K, dan helikopter Ka-52K bisa membawanya untuk serangan mendadak.

Bahkan ada varian kapal selam yang membuat fleksibilitas serangan semakin tidak terduga. Kemampuan ini menciptakan dilema strategis karena kapal musuh tidak pernah tahu arah serangan datang dari mana.

Serangan Bergerombol yang Melumpuhkan

Kh-35 Uran dirancang ditembakkan dalam jumlah besar untuk menciptakan serangan bergerombol yang melumpuhkan pertahanan musuh. Satu atau dua rudal mungkin bisa ditembak jatuh, tapi bagaimana jika 20, 30, atau 50 rudal datang sekaligus.

Sistem CIWS yang biasa dianggap pertahanan terakhir kapal perang akan kewalahan menghadapi serangan massal. Pertahanan elektronik kapal modern pun bisa ditembus karena versi terbaru Uran dilengkapi perangkat tahan gangguan komunikasi.

Keunggulan paling menakutkan adalah rasio biaya terhadap dampak yang sangat efisien untuk perang asimetris. Dibanding rudal hipersonik Zircon yang sangat mahal, Uran relatif murah diproduksi dalam jumlah besar secara massal.

Halaman Selanjutnya
img_title