Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia Terbang Mach 10 Bikin Pertahanan Udara Kewalahan!

Rudal Oreshnik
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Rudal Oreshnik adalah sistem balistik jarak menengah yang direkayasa ulang untuk kecepatan, daya tahan, dan distribusi efek serangan yang mematikan.

img_title Kenapa Helikopter Rusia Begitu Tangguh? Ini Dia Tiga Pabrik Helikoptert Terbaiknya yang Terkenal di Dunia

Senjata ini memadukan garis pengembangan RS-26 Rubezh dengan pilihan desain untuk beberapa hulu ledak masuk kembali dan pengiriman submunisi canggih.

Penggunaan tempur pertama yang tercatat pada 21 November 2024 sekaligus menjadi uji coba, demonstrasi kemampuan, dan pesan strategis yang mengejutkan dunia.

img_title Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Lebih Sering Mogok daripada Berlayar, Kok Bisa?

Peluncuran dari platform bergerak mencapai kecepatan hipersonik terminal dan mengirimkan beberapa hulu ledak ke satu kompleks target dengan presisi tinggi.

Secara teknis, Oreshnik duduk di ceruk yang berbeda dengan jangkauan dan profil dorongan menempatkannya di antara rudal balistik teater dan ICBM sejati.

img_title Iran Jatuhkan Tujuh Drone Israel Senilai Miliaran Dolar, Termasuk Heron TP!

Dirangkum dari channel YouTube Military Power, jangkauan yang cukup untuk memperumit pertahanan udara regional sambil mempertahankan keunggulan mobilitas dan penyembunyian peluncur berbasis jalan.

Penilaian terbuka menghubungkan arsitekturnya dengan pekerjaan desain RS-26 dengan penguat yang diperpendek atau dimodifikasi dan kendaraan pasca-dorongan kompak.

Mekanisme dispersal gaya MIRV memungkinkan beberapa badan masuk kembali yang dapat dipisahkan secara independen atau submunisi berkerumun tiba dalam hitungan detik dengan kecepatan hipersonik.

Kecepatan Terminal yang Mengerikan

Kecepatan terminal adalah fitur yang menentukan kekuatan menghancurkan rudal Oreshnik yang luar biasa. Energi kinetik pada Mach 10 lebih secara signifikan memperbesar potensi destruktif dan memperumit timeline pencegat yang ada saat ini.

Secara operasional, sistem ini adalah kekuatan eskalasi penggunaan ganda dengan opsi muatan yang dilaporkan berupa kluster ledakan tinggi konvensional atau perangkat nuklir strategis.

Dualitas ini membentuk doktrin di mana penggunaan dapat dikalibrasi untuk menimbulkan kerusakan material terhadap infrastruktur yang diperkeras atau tersebar luas.

Laporan saksi mata dan pembacaan teknis menempatkan kecepatan terminal rudal antara Mach 10 dan Mach 11, sekitar 12.300 km/jam hingga 13.600 km/jam.

Artinya objek melintasi sekitar 3,4 hingga 3,8 kilometer setiap detik yang memampatkan timeline defensif dari menit menjadi puluhan detik saja.

Penggunaan 21 November 2024 mendemonstrasikan kompresi itu dalam bentuk paling mentah dengan peluncuran lintasan tinggi dan beberapa badan masuk kembali tiba.

Halaman Selanjutnya
img_title