Indonesia Berencana Beli 42 Unit Jet Tempur Chengdu J-10C dari Tiongkok!
- Youtube
Cianjur – Langkah Indonesia dalam memperkuat kekuatan udaranya tampaknya memasuki babak baru yang mengejutkan dunia.
Setelah menandatangani kesepakatan untuk mengakuisisi jet tempur Rafale dari Prancis, kini Indonesia dikabarkan menunjukkan minat serius terhadap pesawat tempur asal Tiongkok, Chengdu J-10C.
Keputusan ini menunjukkan bagaimana Indonesia berusaha menyeimbangkan hubungan pertahanan dengan berbagai kekuatan besar dunia. Langkah strategis ini juga memperkuat kemandirian militer Indonesia di tengah dinamika geopolitik Asia-Pasifik yang semakin kompleks.
Dirangkum dari channel YouTube KORPS MILITER, pemerintah Indonesia telah mengonfirmasi niatnya untuk membeli sebanyak 42 unit jet tempur multirole Chengdu J-10C dari Tiongkok.
Langkah ini diklaim telah mendapat lampu hijau dari Kementerian Keuangan melalui Menteri Purbaya Yudhi Sadewa yang menyetujui alokasi dana program pengadaan tersebut.
Jika rencana ini terealisasi, Indonesia akan menjadi negara kedua di dunia setelah Pakistan yang mengoperasikan J-10C secara resmi. Pesawat tempur J-10C dikenal sebagai jet generasi 4,5 dengan kemampuan tempur yang cukup mumpuni untuk berbagai misi udara.
Spesifikasi dan Kemampuan J-10C
Jet tempur J-10C dilengkapi radar AESA (Active Electronically Scanned Array) yang canggih untuk deteksi target jarak jauh.
Sistem peperangan elektronik modern serta kemampuan membawa berbagai jenis rudal udara-ke-udara maupun udara-ke-permukaan buatan Tiongkok juga disematkan.
Dalam hal performa, J-10C sering disebut sekelas dengan pesawat seperti F-16V milik Amerika Serikat atau Rafale buatan Prancis. Namun dengan harga yang jauh lebih kompetitif, nilai keseluruhan program akuisisi ini diperkirakan mencapai lebih dari USD 1 miliar.
Selain memperkuat postur pertahanan udara, langkah ini juga dipandang sebagai sinyal Indonesia ingin memperluas kerja sama strategis dengan Beijing.
Di tengah ketatnya persaingan teknologi militer antara Barat dan Tiongkok, Indonesia mengambil posisi independen dan pragmatis.
Dari sisi Tiongkok sendiri, ekspor J-10C ke Indonesia menjadi pencapaian strategis bagi industri pertahanan mereka. Setelah sukses menjual varian yang sama ke Pakistan, kerja sama dengan Indonesia akan memperkuat reputasi Chengdu Aircraft Industry Group di pasar internasional.