Sistem Pertahanan Udara S-300V Rusia yang Bergerak Bersama Pasukan Tempur!

S-300V
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Sistem pertahanan udara S-300V Rusia berbeda secara fundamental dari sistem lainnya yang biasanya statis atau hanya melindungi area tertentu.

img_title S-500 Prometeus Rusia Produksi Massal, Rudal Hipersonik Tak Lagi Bebas Terbang!

S-300V dirancang untuk bergerak bersama pasukan tempur di medan perang dengan semua komponennya dipasang pada kendaraan beroda rantai seperti tank yang memungkinkannya menembus hutan, gurun, atau jalan berlumpur tanpa kehilangan kemampuan tempur.

Sistem ini benar-benar berfungsi sebagai perisai bergerak yang melindungi tank, infanteri, dan bahkan fasilitas militer di garis depan pertempuran.

img_title Kenapa Helikopter Rusia Begitu Tangguh? Ini Dia Tiga Pabrik Helikoptert Terbaiknya yang Terkenal di Dunia

Kecanggihan S-300V terletak pada fleksibilitas persenjataannya dengan satu unit membawa dua jenis rudal berbeda untuk mengatasi berbagai ancaman dari target terbang rendah hingga serangan balistik berkecepatan tinggi.

Rudal Ganda untuk Berbagai Ancaman

img_title Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Lebih Sering Mogok daripada Berlayar, Kok Bisa?

Dirangkum dari channel YouTube XUROC, rudal kecil S-300V digunakan untuk menargetkan jet tempur dan rudal jelajah musuh yang terbang di ketinggian rendah hingga menengah.

Sementara itu, rudal besar dengan kecepatan hingga 8 kali kecepatan suara digunakan untuk menghantam rudal balistik yang datang dari ketinggian ekstrem di luar angkasa.

Kombinasi ini memungkinkan S-300V menghadapi berbagai ancaman secara bersamaan mulai dari target terbang rendah hingga serangan balistik berkecepatan tinggi.

Sistem ini dilengkapi radar jarak jauh yang terus berputar memindai langit mendeteksi ancaman dari berbagai arah dan melacak banyak target secara bersamaan dengan kemampuan lock-on instan.

Evolusi dari 100 km hingga 200 km

Versi awal S-300V memiliki jangkauan sekitar 100 km namun kemudian berkembang menjadi varian lebih kuat dengan jangkauan 200 km untuk menjangkau target lebih jauh.

Akhirnya lahir versi terbaru yang digunakan Rusia saat ini yaitu S-300V4 yang tidak hanya melibatkan pesawat dan rudal jelajah tetapi juga rudal balistik jarak jauh dan target hipersonik dengan perlindungan elektronik yang diperkuat.

Kemampuan ini membuat S-300V tetap relevan bahkan setelah puluhan tahun digunakan dengan laporan menunjukkan sistem ini ditempatkan di beberapa wilayah sensitif Rusia.

Dalam perang Ukraina, S-300V4 digunakan untuk menahan serangan rudal balistik dan melawan ancaman drone serta rudal jarak jauh yang dipasok negara-negara Barat membuktikan sistem lama yang terus dimodernisasi bisa tetap menjadi tulang punggung pertahanan udara modern.

Halaman Selanjutnya
img_title