Sistem Pertahanan Udara Buk-M3 Rusia Jangkau 70 Km untuk Lawan Jet dan Rudal Jelajah!

Buk-M3
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Dalam konflik modern manapun, kontrol atas langit adalah faktor krusial yang menentukan hasil akhir dari sebuah perang dengan signifikan.

img_title S-500 Prometeus Rusia Produksi Massal, Rudal Hipersonik Tak Lagi Bebas Terbang!

Negara yang dapat melindungi wilayah udaranya memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan stabilitas di darat dari serangan udara musuh yang datang.

Untuk Rusia, salah satu alat kunci dalam sistem pertahanan udara berlapis adalah Buk-M3 yang merupakan sistem rudal permukaan-ke-udara jarak menengah terbaru.

img_title Kenapa Helikopter Rusia Begitu Tangguh? Ini Dia Tiga Pabrik Helikoptert Terbaiknya yang Terkenal di Dunia

Ini adalah generasi terbaru dari keluarga Buk yang telah dikembangkan selama beberapa dekade untuk menghadapi berbagai ancaman udara modern dengan teknologi canggih.

Buk-M3 dikembangkan oleh Almaz-Antey, konsorsium pertahanan Rusia yang juga memproduksi sistem S-300 dan S-400 yang terkenal di dunia.

img_title Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Lebih Sering Mogok daripada Berlayar, Kok Bisa?

Tujuan utamanya sederhana yaitu menciptakan sistem mobile yang mampu melibatkan berbagai ancaman udara mulai dari jet tempur dan rudal jelajah hingga drone tanpa bergantung pada instalasi tetap.

Dirangkum dari channel YouTube KYR MILITARY, sistem ini resmi diperkenalkan pada 2016 dan sejak itu terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan medan perang yang dinamis.

Unit Buk-M3 terdiri dari beberapa kendaraan termasuk peluncur TELAR lengkap dengan radar pencarian dan enam rudal siap tembak untuk serangan cepat dalam hitungan detik setelah deteksi target.

Spesifikasi Rudal 9M317M

Setiap peluncur membawa enam rudal 9M317M yang merupakan versi terbaru dari rudal Buk dengan jangkauan hingga 70 kilometer.

Ketinggian intersepsi mencapai sekitar 25 kilometer untuk melawan pesawat terbang tinggi dan rudal jelajah yang melintas di berbagai ketinggian strategi serangan.

Rudal-rudal ini melaju dengan kecepatan sekitar Mach 3 hingga 4 dan mampu mengenai target udara seperti jet tempur dan helikopter.

Rusia mengklaim Buk-M3 memiliki tingkat akurasi dan kemampuan penangkapan target lebih tinggi dari pendahulunya Buk-M2 dengan sistem radar resolusi lebih baik.

Fleksibilitas Operasi

Keunggulan utama Buk-M3 adalah fleksibilitasnya karena sistem ini dapat beroperasi secara independen tanpa bantuan dari luar dalam kondisi terbatas di medan terisolasi.

Satu unit peluncur dengan radar internal sudah cukup untuk bertahan dalam kondisi tempur terbatas tanpa jaringan komando pusat yang kompleks dan rentan diserang.

Halaman Selanjutnya
img_title