Deretan 5 Kapal Fregat Asia Timur yang Bikin Negara Lain Was-Was di Lautan
- Pinterest.com
Cianjur – Asia Timur memang tidak pernah kehabisan kejutan di dunia militer. Wilayah ini punya deretan kapal fregat yang bukan hanya canggih, tapi juga menakutkan di lautan. Kapal perang dari kawasan ini dirancang untuk bertahan dalam segala kondisi, dari laut tenang sampai badai besar.
Beda dari kapal perang di Asia Tenggara, kapal fregat di Asia Timur mengusung teknologi supermodern. Dari radar siluman, sistem rudal vertikal, sampai sensor bawah laut, semuanya bikin kagum.
Negara seperti Taiwan, Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok bersaing ketat dalam hal kekuatan maritim. Dan beberapa teknologi pertahanan lautnya sudah terdengar juga secara global
Persaingan itu bikin tiap negara berlomba membangun kapal fregat andalan. Bukan cuma simbol kekuatan militer, tapi juga jadi kebanggaan nasional. Berikut lima deretan kapal fregat paling menakutkan di Asia Timur yang siap menggetarkan samudra.
1. Kangding Class – Si Penjaga Laut Taiwan
Kapal fregat Kangding buatan Taiwan ini hasil kerja sama dengan Prancis. Desainnya diambil dari kelas La Fayette yang terkenal tangguh. Berbekal rudal Hisung Feng 2 dan torpedo Mark 32, kapal perang ini siap hadapi ancaman udara maupun kapal selam.
Kapal ini bisa berlayar hingga 50 hari dengan jarak operasional 9.000 mil laut. Tidak heran Kangding disebut simbol keuletan militer Taiwan di kawasan Asia Timur.
2. Daegu Class – Kebanggaan Korea Selatan
Kapal fregat Daegu adalah kombinasi kecepatan dan kekuatan. Dilengkapi rudal anti kapal SSM-700K Hae Sung dan sistem pertahanan udara canggih buatan lokal.
Kecepatan maksimumnya 30 knot dengan awak mencapai 140 orang.
Semua teknologinya dibuat di dalam negeri, dari sonar sampai radar. Ini jadi bukti betapa majunya industri militer Korea Selatan di Asia Timur.
3. Chungnam Class – Generasi Baru Laut Korea
Kapal fregat Chungnam adalah versi upgrade dari Daegu Class. Desainnya futuristik dengan teknologi semi-Aegis yang bisa deteksi musuh dari jauh. Dibangun oleh Hyundai Heavy Industries, kapal ini baru diluncurkan pada 2023.
Kapal perang ini punya bobot 4.300 ton dan mampu melaju hingga 30 knot. Chungnam menjadi lambang kemajuan teknologi maritim militer Korea Selatan.