Sistem Roket TOS-2 Tosochka Rusia Bawa 18 Roket Thermobarik Penghancur Bunker!
- Youtube
Cianjur – Dalam perkembangan teknologi militer dunia, Rusia kembali memperkenalkan sistem senjata yang menarik perhatian global dengan kemampuan luar biasa.
Namanya adalah TOS-2 Tosochka yang bukan sekadar kelanjutan dari TOS-1A Solntsepyok yang sudah terkenal sebelumnya.
Sistem ini membawa sejumlah perubahan fundamental yang membuatnya lebih sesuai dengan kebutuhan peperangan modern yang dinamis. Tosochka pertama kali ditunjukkan kepada publik pada 2020 saat parade Hari Kemenangan di Moskow yang megah.
Kehadirannya menandai babak baru dalam kategori senjata pemusnah massal yang menggunakan amunisi thermobarik mematikan untuk menghancurkan posisi musuh.
Pertanyaannya adalah apa sebenarnya keunggulan TOS-2 dibanding pendahulunya dan bagaimana senjata ini digunakan di medan pertempuran?
Dirangkum dari channel YouTube XUROC, hal pertama yang membedakan TOS-2 dari TOS-1A adalah platform yang digunakan untuk membawa sistem roket.
Sementara TOS-1A menggunakan sasis tank yang berat dan lambat, Tosochka dibangun di atas traktor Ural-63706 dengan konfigurasi roda 6x6 yang lebih ringan.
Keunggulan Platform Beroda
Perubahan platform ini memberikan sejumlah keuntungan signifikan yang sangat berarti untuk operasi militer modern. Tosochka lebih ringan, lebih cepat, dan lebih murah untuk diproduksi serta dioperasikan dibanding versi berbasis tank sebelumnya.
Mobilitas strategisnya juga meningkat secara signifikan karena dengan sasis beroda kendaraan ini bisa bergerak cepat di jalan raya. Tidak seperti versi berbasis tank yang lebih lambat dan mahal untuk diangkut memerlukan trailer besar untuk pemindahan jarak jauh.
Namun Tosochka memiliki kekurangan yaitu perlindungan armor yang jelas lebih rendah dari versi tank TOS-1A. Ini berarti kendaraan ini tidak dirancang untuk maju sendirian melainkan harus beroperasi dengan dukungan unit lain seperti infanteri mekanis.
Roket Thermobarik 220mm
Persenjataan TOS-2 membawa 18 roket kaliber 220mm yang memang lebih sedikit dari TOS-1A dengan 24 roket. Namun TOS-2 tidak hanya mengandalkan kuantitas melainkan juga akurasi dan efisiensi serangan yang lebih baik dengan sistem kontrol canggih.
Roket-roket ini dilengkapi dengan hulu ledak thermobarik dan pembakar yang cara kerjanya berbeda dari ledakan konvensional biasa.