Amerika Masih Nomor Satu Militer Terkuat Dunia Ini Daftar Lengkap 10 Besar Tahun 2025
- id.pinterest.com
Cianjur – Kekuatan militer suatu negara menjadi tolok ukur pengaruh global mereka. Global Fire Power merilis peringkat militer terkuat dunia tahun 2025.
Pemeringkatan militer ini dinilai dari berbagai aspek kekuatan tempur. Jumlah personel, anggaran, dan teknologi menjadi faktor utamanya.
Amerika Serikat masih bertengger di posisi puncak daftar militer terkuat. Tidak ada negara yang mampu mengalahkan dominasi AS saat ini.
Indonesia berhasil masuk dalam 15 besar militer terkuat dunia. TNI menempati peringkat ke-13, tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
Amerika Serikat
Amerika Serikat mempertahankan posisi sebagai militer terkuat dengan indeks 0,0699. Negara adidaya ini memiliki lebih dari 2,1 juta personel militer.
Dari jumlah itu, 1,3 juta merupakan tentara aktif yang siap tempur. Anggaran militer AS mencapai 876 miliar dolar AS per tahun.
AS unggul dalam teknologi persenjataan canggih dan kekuatan udara. Kemampuan logistik global mereka tidak tertandingi negara manapun.
Armada angkatan laut dan udara AS tersebar di seluruh dunia. Kekuatan militer ini memastikan dominasi Amerika tetap terjaga.
Rusia berada di posisi kedua dengan indeks kekuatan 0,0702. Negara terluas di dunia ini punya 3,5 juta personel militer.
Sebanyak 1,3 juta di antaranya adalah tentara aktif siap perang. Anggaran militer Rusia mencapai 86,3 miliar dolar AS.
Rusia memiliki lebih dari 13.000 pesawat tempur dan hampir 15.000 tank, menjadikannya kekuatan darat terbesar. Jumlah tank ini yang terbanyak di dunia saat ini.
Meski anggaran lebih kecil dari AS, Rusia tetap jadi kekuatan besar. Persenjataan nuklir mereka masih sangat disegani dunia.
Cina, India, dan Korea Selatan
Cina menempati posisi ketiga dengan indeks 0,0706 dalam pemeringkatan militer. Dengan anggaran 292 miliar dolar AS, mereka punya 3,1 juta tentara.
India berada di urutan keempat dengan lebih dari 5 juta personel. Jumlah pasukan India menjadi yang terbesar di dunia.
Korea Selatan di peringkat kelima dengan hampir 3,8 juta personel militer. Konflik dengan Korea Utara membuat mereka terus memperkuat pertahanan.
Ketiga negara Asia ini menunjukkan dominasi kawasan yang kuat. Mereka menjadi kekuatan penyeimbang di wilayah Asia-Pasifik.
Inggris, Jepang, Turki, Pakistan, dan Italia