KRI Makassar 590, Kapal Induk Amfibi Pertama TNI AL yang Bikin Bangga!
- Youtube
Cianjur –
KRI Makassar 590 adalah kapal induk amfibi tipe Landing Platform Dock (LPD) pertama milik TNI Angkatan Laut. Kehadirannya menjadi tonggak sejarah modernisasi armada laut Indonesia sekaligus bukti nyata kemampuan industri maritim dalam negeri.
Kapal ini dibangun tahun 2004 lewat kerja sama PT PAL Indonesia dengan Dae Sun Ship Building Korea Selatan. KRI Makassar resmi beroperasi pada 2007 dan langsung jadi tulang punggung operasi amfibi serta misi kemanusiaan di seluruh wilayah Indonesia.
Dirangkum dari channel YouTube Indonesia Defense, KRI Makassar punya panjang 122 meter dengan bobot penuh 11.390 ton. Meski tergolong ringan untuk ukuran kapal induk amfibi, kemampuannya sangat luar biasa dan fleksibel.
Kapal ini mampu mengangkut lebih dari 500 prajurit marinir, 10 tank tempur utama, dan dua helikopter Super Puma atau Bell 412. Belasan kendaraan tempur ringan juga bisa dimuat sekaligus dalam satu misi operasi.
Keunggulan Teknologi KRI Makassar 590
Keunggulan utama terletak pada sistem C4ISR (Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance). Sistem ini bikin KRI Makassar jadi pusat komando terapung yang canggih dan modern.
Dari sini, seluruh operasi amfibi dan pendaratan pasukan bisa dikendalikan secara real-time lintas pulau. Koordinasi bantuan kemanusiaan juga lebih mudah berkat teknologi komunikasi tempur yang terintegrasi dengan baik.
Peran dalam Misi Kemanusiaan
KRI Makassar bukan cuma kapal perang biasa, tapi juga kapal logistik strategis untuk misi kemanusiaan. Kapal ini sering ditugaskan membawa bantuan medis dan peralatan logistik saat terjadi bencana di berbagai daerah.
Dari Aceh, NTT, sampai Sulawesi, kehadirannya sangat membantu korban bencana. Ini membuktikan bahwa kekuatan laut modern tak cuma soal persenjataan, tapi juga kemampuan dukung kemanusiaan.
Cikal Bakal Armada Amfibi Indonesia
Dari KRI Makassar lahir kapal-kapal sejenis seperti KRI Surabaya 591, KRI Banjarmasin 592, dan KRI Banda Aceh 593. Semua kapal ini kini jadi bagian penting dari armada amfibi TNI AL yang siaga menjaga kedaulatan.
KRI Makassar 590 membuktikan Indonesia mampu bangun kekuatan lautnya sendiri. Kapal ini jadi simbol kemandirian teknologi dan semangat bangsa maritim yang kuat di Samudra Nusantara.