Indonesia Dapat Privilese Rafale F4 dan Rudal Meteor Sementara Mesir Cuma Rafale F3R!

Rafale F4
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Indonesia dan Mesir merupakan dua negara besar yang tercatat sebagai negara pelanggan Rafale paling diperhitungkan di dunia. Akan tetapi, terdapat perbedaan perlakuan oleh Dassault Aviation untuk keduanya yang cukup mencolok.

img_title A400M MRTT Kedua Indonesia Terbang Perdana 5 Jam di Spanyol 12 Desember 2025!

Indonesia memperoleh privilese yang justru tidak dimiliki Mesir dan berpotensi menimbulkan rasa iri dari negara Afrika Utara tersebut. Perlakuan istimewa ini mencakup varian pesawat, persenjataan, hingga akses teknologi canggih yang tidak diberikan ke Mesir.

Dilansir dari Military.com, Mesir diketahui telah memesan sebanyak 30 unit Rafale tahun 2021. Nilai kontrak mencapai 3,75 miliar euro sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui kedua belah pihak.

img_title Prediksi Deretan Alutsista atau Canggih TNI yang Siap Datang di Tahun 2026

Sesuai kontrak yang disepakati, Kairo memperoleh varian F3R dari Dassault Aviation untuk memperkuat armada udara mereka.

Ini merupakan pengadaan kedua yang dilakukan negeri singa Mesopotamia setelah sebelumnya memborong 24 unit varian jet tempur sama sepanjang 2013 hingga 2017.

img_title Boeing F-47 Jet Tempur Generasi Keenam AS Dikembangkan Sejak 2020 Secara Rahasia, Jangkauan 1.150 Mil dan Komando Drone!

Pembatasan Rudal Meteor untuk Mesir

Sayangnya, rudal Meteor justru tidak ikut disuplai oleh Dassault Aviation kepada Mesir karena alasan strategis.

Penolakan pabrikan untuk mengintegrasikannya dengan Rafale pesanan Kairo memiliki alasan khusus dimana ada risiko ketika negara Afrika itu punya keunggulan kualitatif armada tempur melampaui Israel.

Jika itu terjadi, Paris berpotensi menderita kerugian geopolitik lantaran tekanan dari Amerika Serikat yang punya pengaruh besar di NATO.

Walaupun sebenarnya Presiden Prancis Emmanuel Macron juga tampak berseberangan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam beberapa kebijakan.

Menurut Defense Security Asia melalui artikel 6 Juni 2025, Israel nilai Meteor merupakan salah satu rudal udara-ke-udara tercanggih sepanjang sejarah. Bukan hanya Meteor, Mesir juga terkena pembatasan untuk mengakses AIM-120 AMRAAM dari Amerika karena alasan keamanan regional.

Indonesia Dimanjakan Dassault Aviation

Berbanding terbalik dengan Mesir, Indonesia justru tampak dimanjakan oleh Dassault Aviation saat mengakuisisi 42 unit Rafale Februari 2022. Varian yang didapat negeri ini adalah F4 sebagai armada tercanggih dari jet tempur ini sejak pertama kali diperkenalkan kepada publik.

Setelah transaksi dinyatakan lunas, belasan personel TNI AU dikirimkan ke Prancis untuk belajar langsung mengoperasikan dan merawat sebaik-baiknya.

Halaman Selanjutnya
img_title