5 Pesawat Angkut Militer Tertua di Asia Tenggara yang Masih Terbang Tinggi
- YouTube
Cianjur – Pesawat angkut militer jadi komponen vital pertahanan negara. Tanpa pesawat ini, misi pengiriman pasukan dan kargo jadi sulit. Banyak negara terus memperbarui armada udara mereka dengan teknologi terkini.
Indonesia baru saja terima C-130J Super Hercules untuk TNI AU. Pesawat angkut modern ini tingkatkan kapabilitas militer nasional. Tapi faktanya, masih banyak pesawat tua yang masih terbang di kawasan.
Asia Tenggara punya sejarah panjang operasi pesawat militer. Beberapa pesawat bahkan sudah berusia puluhan tahun. Namun dengan perawatan baik, pesawat ini tetap handal bertugas.
Berikut ini bakal dikupas pesawat angkut militer tertua yang masih aktif. Simak sampai akhir untuk tahu kehebatan pesawat legendaris ini!
1. Shaanxi Y-8 dari China
Pesawat Shaanxi Y-8 dibuat perusahaan China Shaanxi Aircraft. Desainnya berdasarkan Soviet Antonov An-12 yang legendaris. Dimensi panjang 34,02 meter dengan kapasitas 20 ton kargo.
Mampu angkut 96 pasukan atau 82 pasukan terjun payung. Jarak tempuh mencapai 5.615 kilometer sangat jauh. Penerbangan perdana 25 Desember 1974 lalu produksi massal 1981.
2. C-212 Aviocar Spanyol
Casa C-212 Aviocar didesain pabrikan Spanyol untuk militer dan sipil. Kemampuan short take off and landing jadi keunggulan. Panjang 16,15 meter dengan bobot kosong 3.780 kilogram.
Kapasitas angkut 2,8 ton berupa 26 penumpang atau 25 pasukan. Dua mesin turboprop 671 KW dorong kecepatan 370 km/jam. Penerbangan perdana 26 Maret 1971 langsung produksi massal.
3. Antonov An-26 Soviet
Antonov An-26 hasil karya pabrikan Uni Soviet dari Ukraina. Dikembangkan dari An-24 dengan upgrade signifikan. Mesin turboprop ganda 2.103 KW untuk kecepatan 440 km/jam.
Kapasitas angkut 5,5 ton atau 40 penumpang. Jarak tempuh 1.100 kilometer dengan muatan penuh. Penerbangan perdana 21 Mei 1969 produksi sampai 1986.
4. Fokker F-27 Friendship
Fokker F-27 awalnya pesawat sipil dari Belanda. Versi militer disebut Troopship angkut 60 pasukan. Penerbangan pertama 24 November 1955 produksi sampai 1987.
Total 586 unit diproduksi untuk 50 negara. Dua mesin turboprop 1.678 KW jarak 2.600 kilometer. Indonesia pernah operasikan sampai pensiun 2012.
5. C-130 Hercules Legendaris
Lockheed Martin C-130 Hercules jadi yang paling legendaris. Debut penerbangan 23 Agustus 1954 atau 70 tahun lalu. Masih diproduksi sampai sekarang dengan varian terbaru.
Empat mesin turboprop 3.420 KW kecepatan 590 km/jam. Kapasitas angkut 19 ton berbagai jenis kargo. Lebih dari 2.500 unit diproduksi dan 60 negara operasikan.