Deretan Rudal Pertahanan Udara Paling Canggih di Asia Tenggara yang Bikin Merinding
- pinterest.com
Cianjur – Asia Tenggara ternyata nggak kalah gahar soal sistem pertahanan canggih. Beberapa negara kini punya rudal modern yang bikin siapa pun berpikir dua kali buat menyerang. Rudal pertahanan udara mereka bukan kaleng-kaleng.
Perlombaan teknologi rudal modern di Asia Tenggara memang makin ketat. Dari Vietnam sampai Indonesia, semua berlomba punya senjata yang bisa melindungi langit negaranya. Sistem pertahanan canggih ini bukan cuma buat gaya, tapi buat jaga kedaulatan.
Beberapa negara di atas bahkan kerja sama dengan industri luar negeri buat dapetin versi terbaiknya. Sistem rudal pertahanan udara kini bukan cuma milik negara besar. Asia Tenggara pun sudah ikut main di liga elite teknologi rudal modern dunia.
Nah, ini dia deretan lima sistem rudal pertahanan udara paling canggih di Asia Tenggara yang lagi naik daun dan siap bikin musuh mikir dua kali sebelum bertindak. Yuk lansung simak informasi lengkapnya!
1. SPYDER – Andalan Singapura dan Vietnam
SPYDER adalah sistem rudal pertahanan udara buatan Israel yang bisa dipasang di truk, jadi gampang banget dipindah ke mana aja. Rudalnya ada dua jenis: Python dan Derby. Python bisa menjangkau 20 km, sedangkan Derby bisa sampai 50 km. Keduanya melesat secepat Mach 4 dan bisa lawan pesawat, drone, bahkan amunisi berpemandu presisi.
Singapura dan Vietnam jadi dua negara Asia Tenggara yang mengoperasikan SPYDER. Singapura udah punya ratusan unit sejak 2008, sementara Vietnam mulai beli sejak 2015. Keunggulannya ada di sistem radar dan kemampuannya yang fleksibel di berbagai kondisi pertempuran.
2. KS-1 – Si Tangguh dari China
KS-1 buatan China jadi pilihan ekonomis tapi ampuh untuk pertahanan jarak menengah. Rudal ini bisa melacak beberapa target sekaligus hingga jarak 170 km dan bisa menembakkan enam rudal dalam waktu bersamaan. Kecepatan maksimalnya mencapai lebih dari 4.000 km/jam dengan hulu ledak 100 kg yang sanggup bikin target hancur lebur.
Myanmar dan Thailand sudah memakai sistem KS-1 ini. Versi Myanmar disebut KS-1A, sementara Thailand punya versi KS-1C yang lebih canggih. Selain kuat, sistem ini juga gampang digerakkan karena bisa dipasang di truk, bikin mobilitasnya tinggi banget di medan apa pun.