Daftar 5 Negara di Asia Tenggara yang Punya Kapal Selam Terbanyak, Nomor 1 Mengejutkan!
- Pinterest.com
Cianjur – Benua asia menjadi wilayah yang mempunya ciri geografis berupa kepulauan. Banyaknya perairan di berbagai negara asia ini mendorong mereka untuk memperkuat pertahanan laut masing-masing.
Salah satu hal yang sangat di andalkan untuk memperthankan wilayah laut iala kapal selam. Kapal selam jadi salah satu simbol kekuatan laut di Asia Tenggara.
Negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini berlomba memperkuat armada bawah laut mereka untuk menjaga wilayah perairan. Persaingan jumlah kapal selam semakin ketat seiring meningkatnya tensi geopolitik di kawasan.
Dari Vietnam hingga Malaysia, tiap negara punya strategi sendiri dalam memperkuat pertahanan maritim. Kapal selam bukan hanya alat perang, tapi juga bukti kemajuan teknologi militer mereka.
Menariknya, beberapa negara kecil justru punya kapal selam lebih banyak daripada yang wilayah lautnya luas. Fakta ini bikin daftar lima negara dengan kapal selam terbanyak di Asia Tenggara jadi makin seru untuk dibahas.
1. Kapal Selam Vietnam Paling Banyak di Kawasan
Vietnam menempati posisi pertama dengan sembilan kapal selam aktif. Enam di antaranya kelas Kilo buatan Rusia yang terkenal senyap di bawah laut.
Tiga lainnya kapal selam mini buatan lokal dan hasil modifikasi kelas Yugo. Mereka semua beroperasi dari pangkalan Cam Ranh yang jadi markas besar bawah laut Vietnam.
2. Singapura Si Kecil Tapi Canggih
Meski wilayahnya kecil, Singapura punya delapan kapal selam dengan teknologi supermodern. Empat di antaranya kelas Invincible dari Jerman yang bisa beroperasi lama di bawah air.
Sisanya adalah kapal selam kelas Archer yang sudah dimodernisasi dari Swedia. Kekuatan ini bikin Singapura disegani di jalur laut Asia Tenggara.
3. Indonesia Terus Tambah Armada Kapal Selam
TNI Angkatan Laut kini punya enam kapal selam, empat aktif dan dua dalam pembangunan. Tiga di antaranya kelas Nagapasa buatan Korea Selatan.
Satu kapal selam tertua adalah KRI Cakra, sedangkan dua unit baru akan dibuat bersama Prancis dengan teknologi baterai litium-ion.
4. Myanmar Mulai Bangkit di Laut Dalam
Myanmar menempati posisi keempat dengan tiga kapal selam aktif. Salah satunya adalah kapal selam kelas Kilo bekas India yang sudah diperbarui.