Rudal Iskander Rusia Kembali Menghantam Jantung Industri dan Energi Ukraina!

Rudal Iskander Rusia
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Perang Rusia-Ukraina memasuki pola baru dengan gelombang serangan rudal yang menghantam jantung industri dan sektor energi Ukraina. Kali ini Rusia kembali mengandalkan senjata yang telah lama menjadi simbol ketakutan di medan perang yaitu rudal Iskander.

img_title Iran Jatuhkan Tujuh Drone Israel Senilai Miliaran Dolar, Termasuk Heron TP!

Rudal balistik jarak pendek ini dikenal dengan kecepatan supersonik dan lintasan yang tidak bisa diprediksi menjadi senjata kunci dalam strategi Kremlin.

Serangan masif awal Oktober 2025 khususnya malam 3 Oktober menghantam Kharkiv, Poltava, dan Dnipro dengan hujan rudal yang melumpuhkan infrastruktur vital.

img_title Rusia Tekan Guliepol Ukraina Lambat Tapi Pasti, Bukan Ofensif Kilat Spektakuler!

Serangan Masif Lumpuhkan Produksi Gas

Dirangkum dari channel YouTube KYR MILITARY, data militer Ukraina mencatat Rusia menembakkan setidaknya 7 rudal balistik Iskander-M dan KN-23 plus 21 rudal jelajah Iskander-K.

img_title Rudal Iskander-M Rusia Produksi 700 Unit Tahun 2024 Naik Tiga Kali Lipat, Mach 6-7 dan Akurasi 10 Meter!

Sasaran utama adalah pembangkit listrik, depot bahan bakar, dan jalur logistik vital yang melumpuhkan lebih dari 60% kapasitas produksi gas Ukraina.

Dampaknya sangat signifikan dengan lampu padam di banyak kota dan bayangan musim dingin mulai terasa jauh lebih dingin dari biasanya.

Serangan ini menunjukkan Rusia memilih mengandalkan rudal Iskander karena kombinasi teknologi, strategi, dan efek psikologis yang menakutkan.

Keunggulan Teknologi Rudal Iskander

Iskander-M dirancang sulit dideteksi sistem pertahanan udara dengan kemampuan terminal maneuverability yang bisa mengubah lintasan di fase akhir penerbangan.

Rudal ini dilengkapi decoy atau umpan kecil yang memantulkan radar dan menipu sistem pertahanan udara seperti Patriot atau IRIS-T Ukraina.

Kecepatan supersonik Iskander mencapai Mach 6 hingga Mach 7 dengan waktu intersepsi hanya beberapa detik sehingga beberapa rudal pasti lolos dan mengenai target vital.

Akurasi hingga 10 meter memungkinkan Iskander menghancurkan fasilitas keras seperti bunker, depot amunisi, atau pembangkit listrik dengan presisi tinggi.

Mobilitas Tinggi dan Ketersediaan Stok

Sistem peluncur Iskander menggunakan kendaraan taktis beroda delapan yang bisa berpindah lokasi dalam hitungan menit setelah meluncurkan rudal.

Rusia meningkatkan produksi Iskander sejak 2023 dengan bantuan industri militer Belarus sehingga pasokan relatif stabil untuk memberikan tekanan psikologis berkelanjutan.

Laporan intelijen Ukraina mencatat antara Mei-Juni 2025 saja Rusia menembakkan lebih dari 88 rudal balistik Iskander dan KN-23.

Halaman Selanjutnya
img_title