Tank T-55 Uni Soviet Masih Dipakai Hingga Kini Setelah 60 Tahun Lebih!
- Youtube
Cianjur – Tank T-55 adalah tank yang identik banget saat terjadinya Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet yang sangat legendaris.
Tank ini juga adalah tank yang paling banyak digunakan oleh negara-negara Blok Timur kala itu untuk menghadapi kekuatan NATO di Eropa yang sangat kuat.
Meskipun tank T-55 kategorinya adalah tank tua yang sudah berusia puluhan tahun, tapi beberapa negara masih menggunakannya hingga sekarang untuk berbagai operasi militer.
Apa sih istimewanya dari tank warisan Uni Soviet ini dan kok bisa tank sepuh seperti ini masih jadi andalan beberapa negara di dunia saat ini.
Dirangkum dari channel YouTube Blue Spot Histori, setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua Uni Soviet banyak belajar soal kelebihan dan kekurangan kendaraan lapis baja mereka.
Alexander Alexandrovich Morozov yang menjabat sebagai kepala biro desain di pabrik lokomotif Kharkov kurang puas dengan performa tank T-34 hasil karyanya selama Perang Dunia Kedua berlangsung.
Uni Soviet sadar bahwa harus ada generasi penerus T-34 agar tidak ketinggalan dengan teknologi Barat terutama antisipasi perang nuklir yang sangat berbahaya.
Dari pengembangan T-54 pada awal tahun 1950-an muncul tank terbaru mereka yaitu evolusi dari T-54 yang dinamakan tank T-55 yang lebih canggih dan kuat.
Spesifikasi dan Keunggulan
Pabrik UVZ atau Uralvagonzavod memproduksi tank T-55 dan unit pertamanya muncul pada tahun 1958 untuk operasi militer Uni Soviet yang strategis.
Di tahun 1959, T-55 secara resmi menjadi bagian dari angkatan bersenjata Uni Soviet selama Perang Dingin era 1960-an yang memanas antara Blok Timur dan Barat.
Tank T-55 memiliki panjang badan 6,45 meter dengan total panjang termasuk laras mencapai 9 meter yang cukup kompak untuk manuver di medan tempur yang sempit.
Tingginya 2,4 meter dan lebarnya 3,27 meter dengan bobot sekitar 36 ton yang relatif ringan untuk ukuran tank utama tempur pada masa itu sangat efisien.
Senjata yang dimiliki tank T-55 adalah meriam rifled gun D-10T2S kaliber 100 mm dengan sudut depresi -5 derajat dan elevasi 18 derajat yang cukup efektif.