Misteri Segitiga Bermuda Terungkap Setelah Puluhan Tahun Penelitian Ilmiah!

Segitiga Bermuda
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Segitiga Bermuda merupakan wilayah seluas sekitar 500.000 mil persegi di Samudra Atlantik yang terletak di lepas pantai Florida. Tiga titik segitiga tersebut adalah Miami, Puerto Rico, dan Pulau Bermuda yang membentuk wilayah misterius ini sejak puluhan tahun lalu.

img_title Belum Terpecahkan Hingga Kini, Inilah 10 Teknologi Kuno Paling Misterius dalam Sejarah

Nama ini pertama kali digunakan oleh penulis Amerika Vincent Gaddis di majalah Argosy tahun 1964 yang menggambarkan kawasan berbentuk segitiga. Vincent mengklaim sejumlah kapal dan pesawat hilang secara misterius di lokasi tersebut yang menggemparkan dunia saat itu terjadi.

Dirangkum dari channel YouTube Kamar Film, istilah Segitiga Bermuda baru populer setelah Charles Berlitz menulis bukunya tahun 1974.

img_title Bisakah Kapal Induk Modern Melewati Misteri Segitiga Bermuda yang Menelan Ribuan Nyawa?

Kawasan ini dianggap sebagai daerah paling misterius dan berhantu di bumi karena sudah banyak kisah kapal laut maupun pesawat terbang yang hilang tanpa jejak.

Pada 5 Desember 1945, lima pesawat pengebom TBM Avenger yang dikenal sebagai Penerbangan 19 hilang secara misterius saat latihan rutin.

img_title Teluk Persia Ternyata Punya 200 Mata Air Tawar di Dasar Lautnya!

Pemimpin penerbangan Letnan Charles Taylor melaporkan kedua kompasnya tidak berfungsi dan pesawatnya terbang ke arah yang salah dalam kondisi cuaca buruk.

Kasus Hilangnya Penerbangan 19

Taylor mengira pesawatnya berada di Florida Keys padahal sebenarnya berada di Bahamas yang menyebabkan disorientasi parah dalam navigasi.

Kesalahan menentukan posisi ini membuat Taylor mengarahkan pesawat ke timur laut yang justru membawa mereka lebih jauh ke laut lepas yang berbahaya.

Komunikasi radio Penerbangan 19 semakin lemah dan akhirnya menghilang tanpa jejak sama sekali setelah transmisi terakhir mereka tertangkap oleh menara kontrol.

Angkatan Laut Amerika mengerahkan lebih dari 300 kapal dan pesawat untuk mencari selama 5 hari namun tidak menemukan bangkai atau sisa-sisa apapun dari pesawat.

Teori Ilmiah

Para peneliti dari Inggris mengeluarkan teori bahwa ombak liar setinggi 10-30 meter bisa menyebabkan kapal terbalik dan tenggelam dengan cepat.

Simon Boxall ahli kelautan dari University of Southampton menyatakan bahwa area ini sering terjadi ombak liar karena gelombang dari berbagai arah yang bertemu dan menghasilkan dinding air curam.

Teori lain menyebutkan bahwa gas metana besar di dasar laut bisa menyebabkan air menjadi kurang padat dan membuat kapal tenggelam dengan tiba-tiba.

Halaman Selanjutnya
img_title