Uji Coba Nuklir Paling Mengerikan yang Bikin Dunia Tercengang!
- Youtube
Cianjur – Bayangkan sebuah ledakan yang mampu menguapkan seluruh kota dalam sekejap. Itulah kenyataan mengerikan dari uji coba nuklir yang pernah dilakukan manusia di berbagai belahan dunia.
Sejak ledakan bom atom pertama bernama Trinity pada 16 Juli 1945, manusia mengklaim telah menjinakkan kekuatan nuklir. Namun sejarah membuktikan bahwa iblis nuklir tak pernah benar-benar terkendali oleh siapapun.
Ledakan Bawah Tanah yang Meluncurkan Benda ke Luar Angkasa
Pada tahun 1957, militer Amerika melakukan tes Pascal B di sebuah tambang sedalam 150 meter di Nevada. Mereka memasang bom seberat 29 kg yang mengandung kurang dari 1 kg TNT.
Kekuatan ledakan ternyata 50.000 kali lebih besar dari prediksi para ilmuwan. Penutup besi seberat 300 ton terlempar dengan kecepatan 66 km per detik, enam kali lebih cepat dari roket Apollo.
Dirangkum dari channel YouTube Ridddle IN, penutup tersebut kemungkinan menjadi objek buatan manusia pertama yang mencapai luar angkasa. Ledakan dahsyat ini membuktikan betapa sulitnya memprediksi kekuatan sebenarnya dari senjata nuklir.
Tsar Bomba: Bom Terkuat dalam Sejarah
Pada 30 Oktober 1961, Uni Soviet menguji Tsar Bomba di Pulau Novaya Zemlya. Bom seberat 27 ton ini menghasilkan ledakan 58 megaton, rekor mutlak hingga saat ini.
Awan jamur mencapai ketinggian 65 km dan ledakannya terlihat hingga Greenland dan Alaska. Gelombang seismik yang dihasilkan mengelilingi Planet Bumi sebanyak tiga kali.
Castle Bravo: Hiroshima Kedua
Uji coba Castle Bravo pada 1 Maret 1954 melepaskan energi 15 megaton, dua kali lipat dari perkiraan. Ledakan ini meracuni 23 nelayan Jepang dan menyebabkan satu korban jiwa.
Amerika Serikat harus membayar kompensasi 15 juta dolar kepada pemerintah Jepang. Hingga kini, kadar plutonium di Kepulauan Marshall 1000 kali lebih tinggi dari Chernobyl.
Kesadaran dan Larangan Uji Nuklir
Setelah serangkaian bencana nuklir, protes anti-nuklir terjadi di seluruh dunia. Pada tahun 1963, Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Soviet menandatangani perjanjian pelarangan uji nuklir.
Perjanjian ini melarang semua uji peledakan nuklir di permukaan bumi. Manusia akhirnya menyadari bahwa tidak ada cara menjinakkan iblis nuklir tanpa membahayakan planet ini.