Pulau Jawa Lebih Ramai dari Rusia, Kok Bisa Begini Ceritanya?
- Youtube
Cianjur – Pulau Jawa menjadi rumah bagi ratusan juta orang Indonesia. Jumlah penduduk di satu pulau ini bahkan lebih banyak daripada seluruh populasi negara Rusia dan Australia.
Kalau Jawa jadi negara sendiri, pulau ini bakal masuk 10 besar negara dengan penduduk terbanyak di dunia. Bahkan populasinya mengalahkan 100 negara yang digabungkan sekaligus, sungguh luar biasa kan?
Kepadatan yang Mencengangkan
Pulau Jawa memiliki kepadatan lebih dari 1000 orang per kilometer persegi. Bandingkan dengan Sumatera dan Sulawesi yang hanya ratusan, sementara pulau lain cuma puluhan bahkan belasan per kilometer persegi.
Salah satu alasan utama kepadatan Pulau Jawa adalah keberadaan gunung berapi aktif yang tersebar di seluruh pulau. Meski terdengar menakutkan, gunung berapi justru membawa berkah kesuburan tanah yang luar biasa.
Rahasia Tanah Subur Jawa
Setiap kali gunung berapi meletus, abu vulkanik yang kaya mineral membuat tanah gersang menjadi subur kembali. Pertanian di Jawa pun mampu memberi makan jutaan penduduk sepanjang sejarah peradaban.
Dirangkum dari channel YouTube Kok Bisa?, setengah dari seluruh beras negara Indonesia dihasilkan oleh Pulau Jawa. Padahal luas Pulau Jawa hanya 7 persen dari total luas Indonesia, benar-benar produktif.
Pertanian Padi Butuh Banyak Tenaga
Bertani padi membutuhkan ratusan bahkan ribuan jam kerja per hektar untuk menyiapkan, menanam, merawat, dan memanen. Makanya punya keluarga besar jadi menguntungkan karena makin banyak orang yang bisa membantu bertani.
Tanah subur menciptakan banyak pertanian yang bisa memberi makan banyak orang. Tapi di sisi lain, banyak pertanian juga berarti membutuhkan lebih banyak tenaga kerja manusia.
Dari Masa Lalu Hingga Kini
Pulau Jawa sudah memiliki sawah sejak ribuan tahun lalu sebagai sumber pangan kerajaan-kerajaan kuno. Kesuburan Jawa bahkan menarik manusia purba untuk menetap jutaan tahun silam di pulau ini.
Ketika Indonesia berada di zaman penjajahan, sistem pemerintahan dan ekonomi menjadi terpusat di Jawa. Hal ini membuat Jawa berkembang sebagai pusat ekonomi dan industri yang menarik banyak pendatang.
Solusi Ketimpangan Pembangunan
Kepadatan berlebihan membawa dampak negatif seperti kerusakan lingkungan dan ketimpangan pembangunan antar pulau. Program transmigrasi pernah dijalankan untuk memindahkan warga Jawa ke luar pulau, namun hasilnya kurang maksimal.