Perang Israel vs Qatar, Siapa Menang Kalau Benar-benar Terjadi!
- Youtube
Cianjur – Bayangkan kalau perang pecah antara Israel dan Qatar, siapa yang bakal menang? Pertanyaan ini terdengar gila karena perbandingan kekuatan militer keduanya sangat timpang.
Tapi dalam geopolitik dan strategi perang, semuanya bisa berbalik arah dengan cara yang tidak pernah kita bayangkan.
Kalau pakai standar Global Fire Power, jarak Israel dan Qatar bukan sekadar berbeda tapi jurang yang lebar banget. Israel ada di posisi 15, sementara Qatar jauh di peringkat 72.
Jumlah personil juga timpang, Israel punya 170 ribu pasukan aktif plus 465 ribu cadangan berkat sistem wajib militer yang kuat.
Sementara Qatar hanya punya 11.800 pasukan aktif dan cadangan sekitar 15 ribu saja. Untuk urusan jumlah tentara, jelas Qatar bukan tandingan Israel sama sekali.
Tapi jangan salah, Qatar punya kartu tersembunyi berupa aliansi strategis yang bisa mengubah jalannya pertempuran secara drastis.
Dirangkum dari channel YouTube Daftar Populer, berikut analisis lengkap kekuatan militer kedua negara. Perbandingan anggaran pertahanan, aset militer, dan aliansi strategis jadi faktor penentu siapa yang lebih unggul. Mari kita bedah satu per satu kekuatan dan kelemahan masing-masing pihak.
Perbandingan Anggaran dan Aset Militer
Israel menggelontorkan 46,5 miliar dolar di 2024, hampir 9 persen dari PDB yang naik tajam sejak perang Gaza. Qatar memang lebih kecil tapi tetap mengalokasikan 6,7 persen PDB untuk pertahanan, salah satu proporsi terbesar di Teluk.
Di laut, Qatar unggul jumlah dengan 115 kapal tapi kebanyakan kapal patroli, sedangkan Israel punya lima kapal selam kelas Dolphin yang sangat strategis.
Di udara, Israel nyaris tak tertandingi dengan 340 jet tempur termasuk F-35 siluman paling modern. Qatar punya 36 jet Rafale dan 36 F-15 berkualitas tinggi tapi jumlahnya jauh lebih sedikit dari Israel.
Keunggulan Aliansi Strategis Qatar
Qatar punya senjata lain yaitu aliansi strategis dengan Turki yang menempatkan ribuan pasukan di Doha. Qatar juga bagian dari Pasukan Perisai Semenanjung, semacam NATO versi Teluk yang bisa diaktifkan saat ada ancaman.
Artinya serangan terhadap Qatar bisa menarik Turki dan negara-negara Teluk lainnya untuk turun arena perang.