TNI AL Punya 221 Kapal Tempur, Siap Jaga Kedaulatan Laut Indonesia!
- Youtube
Cianjur – Sengketa Laut Ambalat yang berkepanjangan membuat Indonesia harus memperkuat armada lautnya. TNI Angkatan Laut kini memiliki alutsista canggih mulai dari fregat raksasa hingga drone maritim untuk menjaga kedaulatan perairan Nusantara.
Presiden Prabowo ingin menyelesaikan sengketa secara damai, namun kekuatan militer tetap harus siap siaga. Pertanyaannya, apakah armada TNI AL sudah cukup kuat untuk mengawal 3,2 juta kilometer persegi laut Indonesia?
Fregat Siluman Andalan TNI AL
Indonesia resmi memesan fregat kelas ISTIF dari Turki dengan kontrak ditandatangani di Istanbul pada 26 Juli 2025. Fregat siluman ini memiliki bentuk tajam dengan pantulan radar minimal, kecepatan tinggi, dan jarak jelajah lebih dari 9.000 kilometer.
Dirangkum dari channel YouTube Daftar Populer, fregat ini dilengkapi rudal Atmaka yang bisa menghantam sasaran lebih dari 200 kilometer jauhnya. Hanggar dan dek belakangnya juga siap menampung helikopter S-70B Seahawk untuk operasi udara.
Armada Kapal Perang yang Mematikan
Selain fregat ISTIF, TNI AL juga mengoperasikan Sigma 10514 buatan Belanda yang menjadikan Indonesia sebagai operator pertama kapal perang ini. Dengan awak 120 personel, kapal ini dibekali meriam Oto Melara, Oerlikon Millennium, rudal VLM, rudal Exocet, hingga torpedo A244S untuk berbagai jenis peperangan.
Yang paling membanggakan adalah Fregat Merah Putih hasil pengembangan Arrowhead 140 buatan Inggris yang dibangun sendiri oleh Indonesia. Panjang 140 meter dengan kapasitas 132 personel, ini akan menjadi kapal perang terbesar dan tercanggih yang pernah kita bangun dengan jadwal peluncuran akhir tahun 2025.
Kapal Cepat Rudal dan Kapal Selam Siluman
Berikut alutsista lain yang memperkuat TNI AL:
1. KCR-70M - Kapal serang cepat dari Turki dengan kecepatan hingga 74 km/jam dan awak 43 personel untuk operasi memburu cepat.
2. KRI Golok 688 - Kapal siluman buatan PT Lundin seharga Rp114 miliar dengan rudal Atmaka yang jejaknya nyaris hilang dari radar musuh.
3. KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi - Kapal perang buatan Italia dengan sistem tempur terintegrasi yang diserahkan mulai tahun 2025.
4. Scorpion Evolve - Kapal selam siluman dari Naval Group Prancis dengan rudal SM39 Exocet yang bisa diluncurkan dari bawah laut hingga jarak 200 kilometer.