Deretan Alutsista Canggih Pesanan TNI yang Tiba di Indonesia Tahun 2025!
- Youtube
Cianjur – Indonesia terus memperkuat alutsista TNI 2025 sebagai bentuk upaya menjaga kedaulatan negara dari berbagai ancaman. Peningkatan jumlah alutsista ini sangat perlu dilakukan karena luasnya wilayah serta memanasnya konflik global yang terjadi saat ini.
Sebelumnya Indonesia berhasil menandatangani kontrak pembelian 48 unit jet tempur KF-21, 60 unit drone tempur Bayraktar TB3, dan beberapa alutsista lainnya. Namun pesanan alutsista itu harus melalui proses pembuatan dan akan dikirim dalam waktu 5 tahun ke depan secara bertahap.
Dirangkum dari channel YouTube Pangkalan Alutsista, tahun ini merupakan tahun yang spesial untuk TNI. Indonesia akan diperkuat alutsista TNI 2025 yang canggih dan modern.
Berikut adalah beberapa alutsista canggih pesanan Indonesia yang datang di tahun 2025 ini untuk memperkuat pertahanan.
1. Rudal Khan dan Airbus A400M
Rudal Khan besutan perusahaan Turki Roketsan tertangkap kamera berada di daerah Kalimantan Timur dan telah tiba di Indonesia. Pembelian rudal Khan oleh Indonesia dilakukan pada November 2022 dalam rangkaian Indo Defence Expo yang bergengsi itu.
Rudal ini merupakan sistem persenjataan balistik taktis dengan jangkauan hingga 280 km dan kecepatan Mach 5 yang sangat cepat.
Dengan kemampuannya itu, rudal ini dengan sangat mudah menyasar fasilitas C3, radar, dan sistem artileri serta pertahanan udara musuh dengan presisi tinggi.
Pesawat angkut militer Airbus A400M pertama untuk TNI AU telah sukses melakukan penerbangan perdananya di Sevilla, Spanyol pada Agustus 2025. Ini menjadi tonggak penting sebelum pesawat dikirim ke Indonesia pada akhir tahun 2025 untuk memperkuat armada angkut.
2. Jet Tempur Rafale dan Drone Anka
Pada 30 Juli 2025, jet tempur Rafale pertama pesanan Kementerian Pertahanan Indonesia untuk TNI AU telah terlihat di Merignac, Bordeaux. Indonesia menandatangani kontrak pembelian pesawat jet itu pada tahun 2022 sebanyak 6 unit, tahun 2023 sebanyak 18 unit, dan tahun 2024 sebanyak 18 unit dengan total 42 unit.
Jet tempur Rafale batch pertama rencana akan memperkuat dua pangkalan udara TNI AU yakni Lanud Supadio Pontianak dan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.
Kontrak pembelian 12 drone tempur Anka dari Turki oleh Kementerian Pertahanan Indonesia pada Februari 2023 direncanakan tiba pada Oktober 2025.