Jangan Keliru Lagi! Inilah Perbedaan Bunga Rafflesia dan Bunga Bangkai
- Pixabay
Cianjur – Dua bunga raksasa asal Indonesia, bunga bangkai dan rafflesia, sering kali disangka sama padahal keduanya sangat berbeda. Kesalahpahaman ini bahkan sering terjadi karena keduanya sama-sama berukuran besar dan berbau menyengat.
Padahal jika diperhatikan lebih detail, perbedaan keduanya sangat jelas mulai dari nama latin, bentuk, cara berkembang biak, hingga lama mekarnya.
Mengetahui perbedaan ini bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuat kita lebih menghargai kekayaan flora Indonesia. Mari kita bahas bersama apa saja perbedaan keduanya.
Nama Latin yang Berbeda
Banyak orang masih salah mengira bunga bangkai dan rafflesia adalah bunga yang sama, padahal keduanya jelas berbeda. Bunga bangkai memiliki nama latin Amorphophallus, sedangkan rafflesia memiliki nama latin Rafflesia arnoldii.
Di Indonesia terdapat sekitar 25 spesies bunga bangkai, sementara rafflesia memiliki 17 spesies dengan keunikan masing-masing. Dua nama latin ini sudah cukup menjadi pembeda utama antara kedua bunga raksasa ini.
Ukuran Tanaman
Bunga bangkai dikenal sebagai bunga raksasa yang bisa tumbuh setinggi 2 hingga 4 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter. Sedangkan rafflesia tidak menjulang tinggi, tetapi melebar dengan diameter yang bervariasi hingga mencapai 1 meter.
Perbedaan ukuran ini membuat keduanya mudah dibedakan ketika sudah mekar sempurna. Jika menjulang tinggi, kemungkinan besar itu bunga bangkai, sedangkan jika melebar dengan kelopak lebar maka itu rafflesia.
Bentuk Bunga
Bunga bangkai memiliki tonggol atau spadix yang menjulang di tengah, dikelilingi braktea sebagai pelindung. Menariknya, bagian tonggol bukanlah bunga tunggal melainkan kumpulan bunga kecil.
Rafflesia justru melebar dengan kelopak tebal berwarna oranye kemerahan dihiasi bintik putih, serta lubang besar di bagian tengah. Bentuknya yang unik menjadikannya salah satu bunga paling ikonik dari Indonesia.
Golongan Tumbuhan
Bunga bangkai termasuk keluarga keladi atau talas-talasan sehingga memiliki umbi, batang, dan daun. Karena itu, bunga ini bisa mencari makanannya sendiri melalui fotosintesis.
Berbeda dengan itu, rafflesia adalah tumbuhan parasit yang tidak memiliki batang, daun, atau akar sejati. Ia hanya bisa hidup dengan menempel pada inang dan menyerap nutrisi darinya.