Misteri Kutukan Tujuh Raja, Keris Mpu Gandring Jadi Pusaka Paling Mematikan di Jawa!
- Youtube
Cianjur – Bayangkan sebuah senjata pusaka yang mampu menghancurkan seluruh dinasti kerajaan dalam sejarah Jawa. Keris Mpu Gandring dipercaya memiliki kutukan 7 turunan.
Cerita dimulai dari ambisi Ken Arok yang ingin merebut kekuasaan dengan cara keliru. Ken Arok memesan keris pusaka kepada Mpu Gandring, pandai besi terbaik di masanya untuk mewujudkan impian menjadi raja.
Awal Mula Kutukan
Mpu Gandring belum menyelesaikan keris pesanan Ken Arok karena butuh waktu satu tahun penuh. Sarung dan penghalusan bilah masih memerlukan waktu berbulan-bulan lagi dengan ritual meditasi yang sakral.
Ken Arok dipenuhi amarah merampas keris setengah jadi tersebut tanpa menunggu proses selesai. Tindakan fatal terjadi ketika Ken Arok menusukkan keris itu tepat ke dada sang empu dengan kejam.
Kutukan Berdarah
Dalam napas terakhir Mpu Gandring mengucapkan sumpah mengerikan tentang kutukan keris tersebut. Keris akan meminta tumbal tujuh nyawa raja termasuk Ken Arok sendiri sebagai balasan perbuatan kejinya.
Kutukan keris Mpu Gandring mulai memakan korban satu per satu. Ken Arok menggunakan siasat licik meminjamkan keris kepada Kebo Ijo kemudian mencurinya kembali untuk membunuh Tunggul Ametung.
Rangkaian Kematian
Anusapati anak tiri Ken Arok membalaskan dendam ayah kandung dengan membunuh Ken Arok menggunakan senjata pusaka sama. Balas dendam terus berlanjut melibatkan Tohjaya yang membunuh Anusapati dalam sejarah Jawa yang kelam.
Mahisa Cempaka dan Ranggawuni kemudian mengalahkan Tohjaya dalam pertempuran berdarah. Kutukan keris terus berlanjut hingga dinasti Singasari runtuh total setelah kematian Kertanegara dalam serangan Jayakatwang.